Friday, August 13, 2021

Buah Parijoto Khas Gunung Muria, Buah Lokal dengan Rasa dan Bentuk yang Unik

Buah Parijoto
Pic by Farida Asadi
Saya merasa beruntung karena saya lahir dan tinggal di Indonesia. Kenapa demikian? Karena Indonesia memiliki beragam suku, budaya, kuliner, dan wisata yang sangat beragam dari Sabang sampai Merauke.

Setiap daerah di Indonesia memiliki keunikan dan ciri khas masing-masing terutama dalam hal bahan pangan dan kuliner. Dan ada satu kota di Jawa Tengah yang saya kagumi karena memiliki sejarah yang menarik yaitu Kota Kudus.

Pertama kali ke Kudus adalah saat tahun 2014 saat saya kelas 12 SMK. Waktu itu saya dan rombongan kampung saya berkunjung ke Masjid Agung Menara Kudus. Saya suka sekali dengan arsitektur Masjid Agung Menara Kudus karena unik. Saat berkunjung ke Masjid Agung Menara Kudus maka saya membeli oleh-oleh khas Kudus yaitu jenang Kudus yang rasanya manis dan enak.

Selain berkunjung ke Masjid Agung Menara Kudus maka saya pun berkunjung ke Makam Sunan Muria yang lokasinya berada di sekitar lereng Gunung Muria, Kudus. Untuk bisa sampai ke Makam Sunan Muria maka harus naik tangga sebanyak sekitar 500 tangga. Saya merasa capek sekali saat naik 500 tangga tersebut sehingga setiap lima menit menaiki tangga maka saya harus istirahat lima menit juga agar saya tidak terlalu capek.

Saat naik atau turun tangga tersebut maka di samping tangga banyak sekali para pedagang yang menjual aneka macam oleh-oleh khas daerah lereng Gunung Muria seperti buah delima, pisang rebus yang berukuran besar, ubi ganyong, dan buah Parijoto.

Berkenalan dengan Buah Parijoto

Apakah kalian sudah mengenal buah Parijoto? Pertama kali saya mengenal buah Parijoto yaitu di tahun 2014 saat saya pertama kali ke Makam Sunan Muria. Kata orang-orang yang berjualan buah Parijoto maka buah Parijoto ini biasanya dikonsumsi ibu hamil atau wanita yang sudah menikah tapi belum hamil karena buah Parijoto ini bisa menyuburkan kandungan.

Banyak mitos yang mengatakan jika wanita hamil yang mengkonsumsi buah Parijoto maka akan memiliki anak bayi yang dengan paras yang rupawan. Buah Parijoto ini pun menjadi buah khas oleh-oleh dari daerah Gunung Muria ini.

Awalnya saya ingin membeli buah Parijoto tapi saya takut karena buah ini lebih diutamakan dan lebih diperuntukkan bagi ibu hamil dan wanita yang menikah tapi belum hamil. Dan pada akhirnya saya tidak membeli buah Parijoto.

Akhir tahun 2020 tepatnya bulan Oktober 2020 maka saya berkunjung untuk kedua kalinya ke Makam Sunan Muria. Dan saat perjalanan pulang turun dari tangga maka saya membeli buah Parijoto karena saya penasaran dengan rasa dari buah Parijoto tersebut. Saya pun membeli buah Parijoto satu ikat saja dengan harga sepuluh ribu Rupiah.
Buah Parijoto
Pic by Farida Asadi
Ternyata banyak sekali manfaat dari buah Parijoto terutama bagi kesehatan dan buah Parijoto bisa dikonsumsi oleh segala usia karena buah Parijoto memiliki banyak kandungan gizi seperti Flavonoid, Saponin, Tanin, Beta Karoten, Antioksidan, dan Vitamin C.

Menurut informasi yang saya dapatkan dari situs www.tokopedia.com/blog, buah Parijoto mengandung Flavonoid sebanyak 3,6% sehingga bagus untuk kesehatan tubuh terutama untuk memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak akibat radikal bekas.

Karena memiliki banyak kandungan gizi itulah maka buah Parijoto ini bisa meningkatkan kesuburan, mencegah keguguran, meningkatkan daya tahan ibu hamil, menangkal radikal bebas, mengatasi diare, membantu menurunkan berat badan, hingga mengobati sariawan. Yang paling saya suka adalah kandungan vitamin C dari buah Parijoto ini karena vitamin C alami dari buah Parijoto bisa meningkatkan daya tahan tubuh. 
Buah Parijoto
Pic by Farida Asadi
Bentuk dari buah Parijoto ini yaitu bentuknya bulat kecil-kecil dan dalam satu tangkai ada banyak buah Parijoto. Warna dari buah Parijoto yang masih muda yaitu merah dan merah muda. Jika sudah matang maka warna merah keunguan.

Lalu, bagaimana cara mengkonsumsi buah Parijoto? Cara paling mudah mengkonsumsi buah Parijoto adalah dengan memakan buah Parijoto secara langsung. Akan tetapi setelah mencoba makan buah Parijoto secara langsung ini saya kurang suka karena rasanya masam sekali. Tapi rasa masam inilah rasa yang unik dari buah Parijoto. Saya pun akhirnya ingin berkreasi membuat suatu makanan yang berbahan dasar buah Parijoto.

Cara Asik Mengkonsumsi Buah Parijoto

Karena saya suka makan rujak maka saya pun akhirnya membuat rujak buah Parijoto. Bahan-bahan yang saya butuhkan untuk membuat rujak buah Parijoto yaitu buah Parijoto, mentimun, bengkuang, gula merah, sedikit garam, dan cabai.

Haluskan garam, cabai, dan gula merah. Setelah itu masukkan buah parijoto yang sudah dicuci. Masukkan juga mentimun dan bengkuang yang sudah dikupas dan dipotong kecil-kecil. Uleg semuanya sehingga menjadi satu dan rujak buah Parijoto siap untuk dinikmati.

Rasa dari rujak buah Parijoto ini tidak terlalu masam karena bumbu rujaknya dan campuran mentimun dan bengkuang sehingga rasanya enak dan segar. Untuk kalian yang suka makan rujak maka kalian bisa membuat rujak Parijoto.

Selain mengkonsumsi buah Parijoto secara langsung dan kemudian saya membuat rujak Parijoto maka masih banyak olahan makanan lain yang berbahan dasar buah Parijoto seperti sirup buah Parijoto, es buah Parijoto, dan makanan lainnya yang berbahan dasar buah Parijoto.

Pohon buah Parijoto ini tumbuh subur di dataran tinggi dan ternyata pohon buah Parijoto ini bisa dibudidayakan sehingga bagi para pecinta tanaman bisa menanam pohon Parijoto ini karena pohon Parijoto bisa tumbuh di pot tanaman.

Pohon Buah Parijoto Bagi Si Pecinta Tanaman
Buah Parijoto
Pic by Farida Asadi
Apakah kalian pecinta tanaman? Kakak saya dan paman saya itu pecinta tanaman jadi mereka suka menanam tanaman, bunga, dan beberapa pohon. Paman saya pun juga menanam pohon buah Parijoto. Lalu, seperti apa sih bentuk dari pohon buah Parijoto?

Pohon buah Parijoto ini tidak terlalu besar tapi sudah berbuah. Daunnya berwarna hijau dan bentuknya lancip. Bentuk daun tidak terlalu lebar. Bunga Parijoto ini berwarna putih yang kemudian akan menjadi buah Parijoto yang berwarna merah.
Buah Parijoto
Pic by Farida Asadi
Bagi pecinta tanaman maka menanam pohon buah Parijoto bisa menjadi kesenangan tersendiri dengan menanam pohon buah Parijoto maka bisa menikmati buah Parijoto dan bisa ikut melestarikan lingkungan serta menghijaukan lingkungan. Bisa juga dijadikan bisnis dengan menjual buah Parijoto atau menjual bibit pohon buah Parijoto.

Inilah cara sederhana yang saya lakukan sebagai cara saya dalam menjaga lingkungan hidup yaitu mengkonsumsi buah lokal khas Gunung Muria yaitu buah Parijoto. Dan kemudian saya ingin mengikuti jejak paman saya menanam buah Parijoto untuk menjaga dan melindungi Flora Indonesia sebagai cara saya untuk melestarikan dan memelihara keanekaragaman Flora yang ada di Indonesia.

19 comments:

  1. Jadi penasaran rasanya Ida apakah dominan masam atau ada manisnya, memang cocoknya dirujak ya...

    ReplyDelete
  2. wah aku baru tau ada buah ini, terimakasih atas informasinya ya kak :D

    ReplyDelete
  3. Sepertinya dulu waktu kecil pernah lihat di tegalan, bentuknya mirip seperti itu, tapi kayanya sekarang udah jarang banget...

    ReplyDelete
  4. saya belum pernah denger tentang buah parijoto ini mbak, liatnya juga ga pernah hahahaa tapi kalau rasanya masam saya nggak mau coba ah wkwkwkk ga kuat asam soalnya aku tuh

    ReplyDelete
  5. Kayaknya saya pernah lihat pohon buah parijoto. Tetapi, baru tau kalau ternyata buahnya bisa dimakan. Kalau dibuat sambal bisa, gak?

    ReplyDelete
  6. Awalnya ku mengenal buah ini tiap kali ada kiriman rujak tujuhbulanan.. Setelah melihat tumbuhannya di alam,menikmati.keindahan buah2nya yg bergerombol bergantungan di dahannya..ah..ajdi.amkin sukaak deh dg Parijoto ini..

    ReplyDelete
  7. kayanya aku baru liat dan baru tau soal buah ini nih, aku kira yang kaya gini kaya bunga gitu dan nggak bisa dimakan hihihi, jadi penasaran deh

    ReplyDelete
  8. Aku beberapa kali main ke Kudus, Mbak. Tapi belum pernah ketemu sama buah parijoto. Semoga next time bisa nyobain. Baru tau juga di Kudus ada buah unik ini.

    ReplyDelete
  9. Buah parijoto ini sepertinya termasuk tanaman langka ya mbak. Saya pernah dengar namun baru sekarang melihat fotonya, belum pernah langsung melihat bentuk buahnya. Kalau lihat khasiatnya, rasanya harus dilestarikan ya mbak supaya tidak punah. Terimakasih referensinya bisa nambah pengetahuan saya tentang buah ini.

    ReplyDelete
  10. MashaAllah~
    Manfaat dari Buah Parijoto yang baru aku dengar. Buahnya seperti buah manggis tapi lebih kecil ukurannya yaa, kak Farida.

    Menjaga fauna Indonesia dan semoga sehat bisa diperoleh dari apa-apa yang ada di alam.

    ReplyDelete
  11. Pengalaman saya juga sama mbak, waktu ke Gunung Muria disuruh makan buah Parijoto ini supaya lekas hamil. Rasanya masam, warnanya ada yang ungu, ada yang masih ijo. Ternyata buah Parijoto bisa tumbuh di pot ya

    ReplyDelete
  12. Aku belum pernah coba parijoto mba, heheheh tapi jadi pengen nyaranin ke ibuku juga nih buat nanem soalnya beliau suka nanem tanaman. Pas kapan ada temenku yang ngidam ini mbak

    ReplyDelete
  13. Aku asing dengan buah Parijoto bahkan akupn tak pernah lihat atau memang hanya ditempat tertentu tanaman ini bisa tumbuh, krn di tempat aku buah ini tidak ada. Apalagi buah ini cocok ya utk bumil, jadi rasanya aku pengen konsumsi buah ini.

    ReplyDelete
  14. Aku baru tahu lho buah parijoto ini, dan baca tulisan Kaka, aku langsung nelen air liur. Mau rujak yang asem asem, karena disini ga ada buah parijoto hehe

    ReplyDelete
  15. Wah aku baru tahu nih buah Parijoto
    Di Makassar apa ya sebutannya
    Aku coba nanya juga ah di sini, soalnya aku sudah tinggal di Surabaya

    ReplyDelete
  16. Eh kenapa awalnya takut2 makan buahnya mbak? Bukannya gpp hehe atau ada mitos2 khusus gtu?
    Btw aku terus terang bru tahu lho soal buah ini
    Jd pengen nanam juga deh tapi di mana bisa dapatin bibitnya ya? Beli online ada gak ya di toko tanaman online? hehe

    ReplyDelete
  17. Waktu ke Sunan Muria, aku juga di tawari sama pedagang buah ini mbak. Bahkan almarhum ibu pernah bawa buah ini sebagai oleh-oleh. Rasanya asem seger gimana gitu

    ReplyDelete
  18. lucu bangeet bentuk buahnya mbaa.. aku baru tau loh buah parijoto ini. kayak anggur tapi menurutku juga mirip hiasan liontin gitu.. kapan2 kalau nemu mau deh cobain

    ReplyDelete
  19. Sama kayak teman2 di kolom komentar, aku baru tau ada buah parijoto.
    Khasanah tentang buah-buahan ternyata harus diupgrade nih

    ReplyDelete