Wednesday, June 30, 2021

Hujan Bulan Juni, Tentang Perbedaan atau Perpisahan?

Hujan
Pic from Pixabay
Bulan Juni 2021, Bulan ini menjadi bulan yang sulit ditebak. Siang hari panas sekali dan mulai sore hari hujan dengan derasnya. Banyak yang mengatakan jika Hujan Bulan Juni adalah sebuah perpisahan antara musim hujan dan musim kemarau sehingga menurut pendapat saya maka Hujan Bulan Juni seperti pergantian musim.

Entah ini sebuah kebetulan semata atau entah bagaimana, saya lahir di bulan Juni. Bulan Juni adalah bulan istimewa bagi saya karena setiap bulan Juni maka saya akan mengingat hari lahir saya sehingga saya banyak merenung dan bersyukur.

Sebagai seseorang yang lahir di bulan Juni maka beberapa tahun yang lalu awalnya saya kagum dan suka ketika untuk pertama kalinya saya membaca puisi Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono. Lalu, apakah kalian sudah membaca puisi Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono?

Setelah membaca puisi Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono, maka selanjutnya saya penasaran dengan novel Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono. Hingga kemudian akhirnya saya membaca novel Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono melalui aplikasi perpustakaan digital iPusnas.

Jalan cerita novel tersebut menurut saya unik dan menarik. Menceritakan sepasang kekasih yang berbeda suku. Pingkan dan Sarwono. Dan untuk jumlah halaman novel Hujan Bulan Juni maka tidak terlalu banyak sehingga asik untuk dibaca.

Selanjutnya, saya pun pernah menonton film Hujan Bulan Juni. Awalnya saya penasaran dengan film Hujan Bulan Juni karena film ini diangkat dari novel Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono. Lalu, seperti apakah jalan cerita film Hujan Bulan Juni? Apakah hampir mirip dengan novelnya atau berbeda dengan novelnya?

Menurut pendapat saya, film Hujan Bulan Juni ini hampir sama dengan isi novelnya. Saya suka dengan film Hujan Bulan Juni karena para pemain film Hujan Bulan Juni adalah pemain film favorit saya.

Dalam film Hujan Bulan Juni, Adipati Dolken berperan sebagai Sarwono dan Velove Vexia berperan sebagai Pingkan. Saya merasa senang sekali karena puisi, novel, dan film Hujan Bulan Juni memiliki hal yang menarik terutama dalam pemilihan kata.

2 comments:

  1. ternyata bulan juni bisa membuat banyak berkontemplasi ya...ada buku dan filmnya juga dari sastrawan besar Sapardi Djoko damono...jadi pengen baca juga..pengen baca bacaan yang romantis aku huhu

    ReplyDelete
  2. Hujan bulan juni.. aku baru tau ada novel dan bukunya. Makanya masih terdengar asing. Tapi jadi penasaran sama filmnya. Ku nonton ah

    ReplyDelete