Tuesday, June 15, 2021

Teruntuk Diriku, Perempuan Seper-EMPAT Abad yang Belum Menikah

Farida Asadi
Pic by Farida Asadi
Tahun lalu rasanya saya bahagia dengan segala aktivitas yang saya lakukan. Saya hepi saya senang walaupun ya masih sangat banyak hal yang belum bisa saya lakukan. Akan tetapi tahun lalu seperti tahun yang banyak membuat saya tersenyum dengan hal-hal yang sederhana.

Tahun lalu rasanya saya masih biasa saja jika ada tetangga, teman, dan saudara yang menikah. Akan tetapi tahun ini saya merasa sedih karena tetangga saya sekaligus teman saya sudah menikah semua. Para sepupu saya pun sudah menikah dengan orang yang mereka sayangi.

Apakah ini adalah salah satu hal yang membuat saya khawatir karena tahun ini saya sudah berusia 25 tahun? Banyak dari mereka para tetangga saya yang menikah setelah lulus SMP atau SMA. Akan tetapi saya yang sudah berusia 25 tahun belum juga menikah.

Sedih, galau, bingung, campur aduk menjadi satu. Kadang saya berfikir tidak ingin tinggal di kampung ini karena saya seperti malu dengan saya sendiri yang belum bisa seperti mereka para tetangga saya. Apakah ini fase yang harus saya lewati agar saya bisa mandiri dan bahagia dengan diri sendiri?

Tapi ada seseorang yang sudah serius dengan saya malah saya abaikan dan akhirnya orang itu pergi meninggalkan saya. Kenapa bisa begitu? Karena saya masih belum siap jika saya harus menikah terutama belum siap menikah karena masalah keuangan.

Gampang sekali orang-orang ngomong kalau nikah itu gampang lah ini lah itu lah. Tapi pada kenyataannya nikah memang membutuhkan biaya. Jadi saya ingin mempersiapkan segala hal tentang ini itu dan menunggu jodoh saya yang entah kapan datangnya.

Lalu, kenapa sih saya galau jika semua teman, tetangga, dan saudara saya sudah menikah? Kenapa juga saya mengabaikan orang yang serius mengajak saya menikah? Lantas apa sih yang sebenarnya saya inginkan? Saya bingung dengan diri saya sendiri jika saya seperti ini.

Apa sih yang sebenarnya saya cari? Apakah saya masih mengharapakan orang yang saya sayangi tapi tidak menyayangi saya sama sekali? Apakah saya hanya ingin segera menikah sama seperti teman dan tetangga saya?

Dalam hati saya yang terdalam saya hanya ingin damai tanpa galau setiap hari. Tanpa mengeluh setiap hari. Tanpa banyak posting di sosial media tentang kegalauan yang saya alami. Saya hanya ingin yang terbaik untuk saya.

Mungkin ini memang sudah takdir yang harus saya jalani. Mungkin saya memang harus merawat ibu saya untuk waktu yang masih lama. Mungkin saya harus menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Mungkin saya harus banyak mencari rejeki yang lebih. Mungkin saya harus mengurangi jajan dan perbanyak menabung.

Semoga di tahun ini saat usia saya 25 tahun, semoga saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Semoga saya bisa bangkit dari kegalauan yang tidak tentu arah ini. Semoga saya bisa mencintai diri saya dengan sepenuh hati sebelum saya mencintai orang lain lagi.

Terima kasih untuk orang-orang terdekat saya yang sudah selalu membuat saya bahagia saat saya sedang sedih. Terima kasih sudah mendengar keluh kesah yang saya alami. Terima kasih sudah mendengarkan segala curhat yang saya ceritakan. Dan terima kasih untuk segalanya.

Semoga di bulan Juni akan banyak kebahagiaan yang saya alami. Semoga saya mendapatkan yang saya inginkan. Semoga segala harapan dan do’a bisa menjadi kenyataan. Semoga yang terbaik dan semoga saya selalu mendapat nikmat kesehatan karena sehat itu mahal harganya.

2 comments:

  1. Waktu Allah yang terbaik mba. Salam dariku yang (hampir) seperempat abad dan belum menikah juga :))

    ReplyDelete
  2. Semangat ya, Mbak Faridaaaa. Kalau masalah jodoh, udah diatur sama yang di atas. Gak usah terlalu dirisaukan, Mbak 😭. Yakinlah, kalau jodoh pasti bertemu. Aku doakan deh, semoga Mbak Farida ketemu jodoh yang sayang banget sama Mbak Farida dan yang Mbak Farida sayangi juga. 🤲🏽

    Untuk sekarang, lebih baik Mbak nikmati saja status single Mbak. Soalnya yang udah nikah pun kadang iri sama kebebasan orang-orang yang belum menikah. Jadi mumpung belum menikah, menurutku ini waktu yang tepat Mbak Farida bersenang-senang dengan status single itu. 😊

    ReplyDelete