Saturday, May 01, 2021

Naksir Si Jago Matematika, Boleh Nggak Ya?

Matematika
Pic from Pixabay
Dari sejak masih sekolah dasar hingga saat ini, saya paling tidak suka dengan pelajaran matematika. Karena saya tidak pandai dalam hal hitung-menghitung sehingga setiap kali ada ulangan matematika maka seringkali saya mendapat nilai yang jelek. Tak hanya itu saja, saat ujian nasional sejak SD – SMK maka mata pelajaran matematika selalu saja saya mendapatkan nilai yang jelek. Maka dari itu, saya selalu kagum dengan orang-orang yang pandai dalam hal hitung menghitung pada pelajaran matematika.

Saya pernah merasa ingin menertawakan diri saya sendiri saat saya masih SMP. Waktu itu, saya mendapatkan kesempatan untuk ikut tes dalam rangka pemilihan siswa siswi untuk lomba matematika. Saya itu lemah dalam pelajaran matematika tapi kenapa saya malah mendapatkan kesempatan untuk ikut tes seleksi lomba matematika padahal masih banyak siswa yang lain dengan nilai yang bagus dalam mata pelajaran matematika.

Pada akhirnya saya bahagia sekali karena saya tidak lolos dalam seleksi untuk lomba matematika tersebut. Kenapa demikian? Karena saya tidak begitu menguasai mata pelajaran matematika kala itu. Jika seandainya saya lolos maka saya ikut lomba dan jika saya ikut lomba maka saya akan merasa sangat amat tidak percaya diri karena saya lemah dalam pelajaran kok rasanya lucu kalau saya ikut lomba matematika.

Membicarakan matematika maka membuat saya teringat dengan seseorang yang masih saya ingat sampai saat ini walaupun saat ini dia mungkin sudah lupa dengan saya. Kenapa demikian? Karena saya adalah tipe orang yang sulit untuk melupakan sesuatu atau seseorang.

Seseorang itu adalah teman sekelas dari adik sepupu saya. Hingga sampai saat ini saya masih ingat wajahnya dan kadang-kadang masih stalking sosial medianya. Awalnya saya follow semua sosial medianya akan tetapi kemudian saya unfollow karena tidak difollback.

Seseorang itu sebut saja Jeff. Awal mula saya mengenal Jeff adalah saat saya ikut adik sepupu saya dalam rangka belajar kelompok untuk ujian nasional. Jika saya kelas 11 maka adik sepupu saya kelas 12 karena saya dan adik sepupu saya selisih satu tahun.

Waktu itu, tiba-tiba adik sepupu saya mengajak saya untuk ikut belajar kelompok. Bergegaslah saya ikut dengan adik sepupu saya dan seperti biasa maka saya selalu boncengan naik sepeda motor dan saya selalu bonceng adik sepupu saya.

Dan ternyata tempat tujuan untuk belajar kelompok adalah rumahnya si Jeff yang lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah saya dan adik sepupu saya. Dan rumahnya si Jeff ini dekat dengan sungai dan di sungai tersebut banyak digunakan para warga untuk mencuci bengkoang. 

Seluruh teman-teman adik sepupu saya merasa bahagia sekali waktu itu karena bisa belajar kelompok bersama si Jeff yang jago matematika. Dan lebih bahagia lagi saat belajar kelompok itu disuguhi dengan bengkoang yang banyak oleh ibunya si Jeff.

Mulai dari situlah saya kagum dengan Jeff karena dia tipe lelaki pendiam yang jago matematika. Waktu itu sepertinya saya naksir dengan si Jeff karena entah kenapa naksir aja gitu. Tapi apakah sekarang masih naksir? Sepertinya tidak karena jika saya naksir lagi maka saya takut baper dan kecewa karena mungkin Jeff sudah punya pacar.

Terakhir kali saya melihat Jeff adalah saat adik sepupu menggelar acara pernikahan di tahun 2017. Waktu itu saya bahagia banget dong akhirnya ketemu Jeff lagi setelah sekian lama. Akan tetapi Jeff tidak mengenali saya karena saya tidak pernah berkenalan dengan si Jeff secara langsung. Hahaha. Lucu ya.

Setelah saya melihat sosial media si Jeff maka kesimpulannya adalah si Jeff ini kerjanya di luar kota. Kalau tidak salah sih di daerah Jakarta dan Jawa Barat. Dan saya pun ingin sekali merasakan kerja menjadi anak rantau seperti Jeff. Akan tetapi keinginan saya belum bisa terwujudkan.

Cukup sekian sedikit cerita tentang saya yang dulu pernah naksir si Jeff karena si Jeff yang jago di mata pelajaran matematika. Semoga saya tidak baper lagi kalau bertemu dengan Jeff karena baper itu bikin cepet laper.

2 comments:

  1. Naksir dengan si jago matematika , boleh saja gak ada yang melarang kok. Dan, berbicara tentang matematika saja juga bukan ahli matematika dulu tepatnya sejak SD nilai matematika saya selalu jelek karena sejatinya pelajaran matematika itu sulit.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya, kak. Saya juga nggak begitu suka mata pelajaran matematika jadi seringkali saya dapat nilai jelek di mata pelajaran matematika.

      Delete