Pages

Friday, March 05, 2021

Perbedaan PATAH HATI di Masa Lalu dan di Masa Kini Versi Farida Asadi

Patah Hati
Pic by Farida Asadi
Baca judulnya kok saya pengen ketawa sekeras-kerasnya gitu. Ya judulnya memang terlalu berlebihan tapi tak apa lah ya. Tapi tetep pengen ketawa karena judulnya ya gitu deh terlalu terlalu berlebihan.

Patah hati menjadi hal yang bikin bad mood dan bikin super kesel. Saya kok semacam anak baru gede alias ABG yang baru saja mengenal yang namanya patah hati. Ya, memang kadang patah hati ini tak kenal usia. Walaupun saya sudah hampir berusia 25 tahun tetap saja saya bisa merasakan yang namanya patah hati.

PATAH HATI DI MASA LALU VERSI FARIDA ASADI

Dulu sekali di tahun 2011 saat saya masih kelas satu SMK, maka saya pernah mengalami patah hati sampai nggak doyan makan. Betapa bodohnya saya waktu itu hanya karena patah hati saja membuat saya nggak doyan makan.

Saya masih ingat, waktu itu saya harus latihan teater dan saya berangkat latihan teater di sekolah walaupun saat itu hari minggu dan saat itu saya sedang suasana GALAU segalau-galaunya. Iya, benar. Soalnya saya baru saja putus dengan pacar saya waktu itu.

Awalnya saya yang minta putus akan tetapi dia menolak untuk putus. Tapi beberapa waktu kemudian malah dia yang minta putus dari saya. Lucu kadang memang ketika dia minta putus malah saya patah hati yang teramat mendalam. Mungkin sudah terlanjur cinta kali ya saya waktu itu sama dia. Ha-Ha-Ha.

Ya, mungkin karena saya masih sayang jadi saya seperti itu. Merasa patah hati yang membuat saya galau. Kadang saya suka bawa perasaan saja kalau ingat dia menjemput saya sepulang sekolah. Tapi untungnya saat ini saya sudah melupakan mantan saya tersebut. Karena ya nggak penting juga mikirin orang yang nggak peduli dengan saya.

Patah hati waktu itu juga membuat saya seperti orang bingung. Seperti hidup segan tapi mati tak mau. Nggak bisa fokus dan konsentrasi saat pelajaran sekolah dan gampang banget marah-marah tanpa alasan yang jelas. Kepala pun terasa pusing tapi susah tidur. 

PATAH HATI DI MASA KINI VERSI FARIDA ASADI

Beda dulu beda sekarang ya, kalau sekarang ini ya patah hati biasa saja sih. Karena hidup saya tak melulu memikirkan cinta saja. Kalau mikirin cinta saja ya saya nggak bisa makan dong. Karena saya harus cari uang untuk makan dan untuk memenuhi segala kebutuhan saya.

Lalu, memang sekarang ini saya lagi patah hati ya? Ya, tentu saja saya sedang patah hati. Tapi patah hati saat ini saya buat jadi tulisan saja biar bisa saya baca di lain waktu karena walaupun saat ini saya patah hati tapi saya tetap doyan makan. Tetap asik nonton drama Korea. Dan tentu saja tetap konsisten jualan produk kosmetik untuk bisa mendapatkan keuntungan.

Tapi ya masih sedih juga sih walaupun sedikit. Karena patah hati saat ini penyebabnya adalah dia yang masih saya sayangi itu rumahnya dekat dengan saya karena masih satu kecamatan. Soalnya cita-cita saya dari dulu sampai sekarang itu ingin punya pasangan hidup yang masih satu kota. Dia juga tidak merokok jadi saya tetap saja masih ingin punya pasangan yang tidak merokok. 

Kadang kangen jalan-jalan dengan dia karena dia tipe pengertian misalnya saja sore-sore ke mall Ciputra Semarang cuma beli Rotiboy aja karena saya waktu itu pengen banget makan Rotiboy. Soalnya di Kendal nggak ada yang jual Rotiboy.

Masih pengen ketawa aja kalau baca postingan ini karena menurut saya ya gitu deh. HA-HA-HA. Tapi ambil hikmahnya aja deh. Mungkin patah hati di masa dulu itu masih ABG jadi ya sampai nggak makan doyan. Untungnya patah hati di masa kini bisa jadi tulisan yang bisa saya baca lagi dan bisa bikin saya ketawa. Tulisannya di posting di blog agar ada postingan yang bikin saya ketawa.

Sudah sudah, saya tidak ingin galau lagi. Saya ingin bangkit lagi dan tidak ingin terpuruk lagi karena saya harus melangkah maju. Dan saya harus banyak makan agar keinginan saya untuk bisa memiliki berat badan di atas 40 kilogram bisa segera tercapai.

KENDAL, 5 MARET 2021

FARIDA ASADI MISS PATAH HATI YANG TIDAK INGIN GALAU LAGI

4 comments:

  1. Maybe its not affected you this much bcs you already matured and able to handle it by yrself

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thankyou for visiting this blog. Yes, of course. Because I am twenty four years old. So, when I am sad in this time I must move on and happy for the future.

      Delete
  2. Hi farida! Aku juga tahun ini masuk ke umur 25 tahun *tos ahaha.

    Sama sih, jaman sma dulu setelah habis putus selalu kaget, gak bisa makan, bahkan nangis 2 hari terus-menerus. Di kelas bawaannya galau, pinginnya nangis doang tapi selalu ku tahan. Dulu sma pernah ada lomba nulis cerita tentang mantan yang diadain dari smartfren, aku iseng ikutan dan nulis kisah cinta ku yang baru aja putus. Eh gak taunya menang dan aku dapet handphone smartfren baru. Hikmah banget rasanya habis putus terbitlah handphone baru hahaha.

    Kalau di usia yang udah dewasa ini, sehabis putus rasanya mencoba dilegakan, diikhlaskan, diterima dari dalam batin supaya galau nya enggak berkepanjangan ya. Moving on! Buat rencana hidup kedepan supaya keadaan pikiran enggak nge-stuck ke sang mantan.

    Semangat! Akan ada pengganti yang lebih baik atau kalo memang doi yang rumahnya dekat dengan mu itu jodohmu, mungkin ada cara lain supaya di dekatkan kembali hubungan kalian^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wow. Patah hati jadi tulisan juga ya kamu, kak. Menang dan dapat hadiah handphone baru juga. Keren deh. Iya, ya. Ternyata kita seumuran. Dengan bertambahnya umur mungkin kita sikapnya beda ya kalau pas lagi patah hati.

      Delete