Tuesday, May 26, 2020

Lebaran Dalam Rasa Kekhawatiran

Lebaran
Pic by Farida Asadi
Lebaran tahun ini menjadi lebaran yang berbeda dari biasanya. Lebaran tahun ini tidak bisa kemana-mana, tidak bisa berkunjung ke rumah saudara yang rumahnya jauh, tidak bisa bepergian membeli baju baru dan tidak bisa membeli keperluan lebaran dengan tenang dan nyaman.

Takbir berkumandang saat Maghrib tiba. Lebaran telah tiba dan membuat seluruh warga desa bisa berbahagia. Akan tetapi kabar tidak menyenangkan datang setelah shalat Isyak yaitu adanya penutupan desa Kertomulyo yang mengharuskan seluruh warga desa Kertomulyo tidak boleh keluar wilayah desa Kertomulyo dan warga dari daerah lain tidak boleh masuk ke wilayah desa Kertomulyo dari tanggal 23 Mei 2020 sampai dengan tanggal 25 Mei 2020.

Ada petugas keamanan yang berjaga di pintu masuk semua dusun desa Kertomulyo yang menghubungkan dengan desa lainnya. Kebijakan ini muncul demi memutus rantai penyebaran virus Corona karena salah satu warga desa Tunggulsari positif terinfeksi virus Corona.

Takbir keliling yang selalu ada saat malam takbir juga ditiadakan pada lebaran kali ini. Rasanya bahagia walau dalam rasa kekhawatiran karena berlebaran di kala wabah virus Corona yang sedang melanda seluruh dunia.

Banyak hal yang harus saya syukuri karena saya masih bisa memasak lontong, sayur kluwih, opor ayam, dan bebek bumbu kecap. Saya pun masih bisa memakai baju baru di lebaran kali ini. Dan demi mengikuti peraturan untuk memutuskan penyebaran virus Corona maka saya pun memakai masker kain.

Semoga virus Corona segera musnah dari bumi ini. Semoga kita bisa menghadapi musibah ini. Dan selalu jaga kebersihan dan kesehatan. Semoga lebaran tahun depan akan menjadi lebaran yang bahagia tanpa rasa kekhawatiran.

Saya bersyukur sekali karena lebaran tahun ini saya dan keluarga saya masih bisa menyajikan sajian sederhana bagi orang kampung untuk para tetangga dan untuk dimakan sekeluarga. Dan berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang saya sajikan di rumah saya saat lebaran kali ini yaitu,

1. Aneka Macam Buah

Setiap kali lebaran tiba maka tak lengkap rasanya jika tidak ada hidangan buah. Setiap lebaran tiba maka saya sering menyajikan berbagai macam buah-buahan dan yang paling sering adalah buah semangka dan buah melon. Dan untuk lebaran tahun ini saya hanya menyajikan buah semangka saja demi menghemat uang belanja.

2. Aneka Macam Kerupuk

Lebaran rasanya tidak lengkap jika tidak ada kerupuk. Saat lebaran tiba maka saya pun menyajikan beberapa kerupuk seperti kerupuk petis, kerupuk udang, kerupuk ketan, dan kerupuk singkong.

3. Aneka Macam Es

Es juga menjadi hidangan favorit saat lebaran tiba. Lebaran kali ini saya menyajikan es teh dan es sirup saja. Saya pun juga menyediakan air putih dalam kemasan gelas kecil dan air putih ini akan lebih segar bila dimasukkan dalam lemari es terlebih dahulu.

4. Aneka Macam Kue Kering

Aneka macam kue kering menjadi hidangan untuk lebaran. Yang menjadi kue kering favorit adalah nastar. Saya pun menghidangkan nastar lebaran kali ini. Dan saya beruntung sekali karena saya tidak membeli nastar di pedagang kue kering. Adik sepupu saya memberi saya dua toples nastar untuk saya pada lebaran kali ini.

5. Aneka Macam Jajan Gurih

Aneka macam jajan gurih juga tak lupa menjadi hidangan pada hari lebaran. Jajan gurih tersebut seperti keripik jagung rasa pedas gurih yang menjadi jajanan gurih dan camilan favorit bagi keluarga saya.

Itulah rasa kekhawatiran saat lebaran yang saya alami. Semoga keadaan semakin membaik dan semoga kita sehat selalu. Jangan lupa juga untuk tetap selalu menjaga kebersihan dan kesehatan serta jangan lupa beristirahat!

4 comments:

  1. Lebaran kali ini memang berbeda seperti tahun-tahun sebelumnya yah. Bagaimanapun keadaannya memang patut disyukuri. Kebetulan saya juga enggak ketinggalan jajanan aneka macam kue kering dirumah walaupun lebaran hanya bertemu saudara dalam virtual media hahaha. Dari pagi sampai siang saya dan keluarga sibuk bersilaturahmi secara virtual. Stay safe yah!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kak. Semoga lebaran tahun depan menjadi lebaran yang lebih baik. Saya dan keluarga saya juga pun juga hanya video call via WhatsApp dengan keluarga di Rembang. Selamat lebaran ya, Kak. Mohon maaf lahir dan batin.

      Delete
  2. Maskernya kece tuh :D
    Lebaran kemaren akhirnya terlewati dengan baik, meski beneran sih penuh was-was, terlebih saya dipaksa kudu ngumpul di rumah mertua, tapi akhirnya pasrah aja, Alhamdulillah aman-aman aja dan kami semua sekeluarga besar sehat-sehat aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku pun juga was-was pas lebaran karena kampungku harus lockdown karena khawatir dengan keadaan saat ini yang semakin memburuk. Semoga kita semua sehat dan aman selalu ya, Mbak.

      Delete