Minggu, Maret 03, 2019

Melampaui Harapan dan Mewujudkan Impian Melalui Perpustakaan

- Maret 03, 2019
Perpustakaan Unsyiah
Ekspresi Bahagia Ketika Berkunjung ke Perpustakaan Unsyiah. Pic from Perpustakaan Unsyiah.
Apa yang kalian pikirkan apabila mendengar kata perpustakaan? Bagi kalian yang tidak begitu suka membaca buku, maka perpustakaan adalah tempat yang membosankan. Namun di zaman yang sudah serba modern ini perpustakaan bukan lagi menjadi tempat yang sepi dan membosankan. Sejak kecil saya suka membaca buku dan saya merasa bahagia saat saya menjadi pengurus perpustakaan di tahun 2006 saat saya masih duduk di bangku kelas empat sekolah dasar. Kecintaan saya untuk membaca buku dan berkunjung ke perpustakaan ternyata masih berlanjut sampai saya masuk ke masa SMP – SMK. Kala itu saya berandai-andai ingin menjadi seorang pustakawan suatu saat nanti karena profesi pustakawan masih langka di kalangan tempat tinggal saya dan menjadi seorang pustakawan merupakan profesi yang menyenangkan karena setiap hari akan bertemu dengan buku-buku yang merupakan sumber ilmu.

Pertengahan tahun 2018 kemarin, saya berkunjung ke perpustakaan Kabupaten Kendal karena saya ingin membaca buku tentang resep memasak, buku tentang make up, buku tentang fashion, serta novel-novel bergenre romance. Perpustakaan Kabupaten Kendal memiliki berbagai macam koleksi buku yang tertata rapi, tempatnya strategis di tengah kota, tempatnya juga bersih dan nyaman serta dilengkapi pula dengan fasilitas wifi. Jadi, saya betah berlama-lama di perpustakaan Kabupaten Kendal untuk membaca buku dan menggunakan fasilitas wifi untuk browsing-browsing info terbaru.

Ternyata saat saya berkunjung ke perpustakaan dan membaca buku bisa menjadi suatu ide untuk menulis sebuah artikel di blog dan kemudian saya memberanikan diri untuk menulis review buku di blog saya. Dan saya merasa senang karena review buku yang saya tulis di blog tersebut direspon baik oleh penerbit dan penerbit memberi saya bingkisan cantik yang isinya novel-novel yang belum pernah saya baca sebagai tanda apresiasi karena saya telah menulis review buku tersebut di blog  saya. Setelah itu, ada kabar gembira lainnya yaitu seorang penulis buku anak-anak mengajak saya bekerja sama untuk menulis review buku anak-anak tersebut di blog, Saya merasa senang karena bisa belajar menulis review buku anak-anak dan saya juga mengajak keponakan saya untuk rajin membaca buku melalui buku anak-anak tersebut.

Ternyata ada banyak hal di luar harapan saya yang saya dapatkan setelah membaca buku di perpustakaan seperti menambah ilmu pengetahuan, mendapatkan hiburan saat membaca komik yang lucu, menumbuhkan semangat membaca, mendapatkan inspirasi untuk menulis review buku di blog, dan saya ingin segera mewujudkan cita-cita saya menjadi seorang pustakawan. Namun, sampai saat ini cita-cita menjadi seorang pustakawan belum bisa terwujudkan. Saya tetap berharap semoga empat tahun ke depan saya bisa mewujudkan cita-cita saya menjadi seorang pustakawan.

Sebagai seseorang yang mempunyai cita-cita menjadi seorang pustakawan, maka saya ingin sekali mengunjungi perpustakaan-perpustakaan yang ada di Indonesia. Dan salah satu perpustakaan yang ingin saya kunjungi adalah perpustakaan Unsyiah. Berikut adalah beberapa hal menarik yang membuat saya ingin berkunjung ke perpustakaan Unsyiah,

1. Perpustakaan Unsyiah Memiliki Visi dan Misi yang Memotivasi dan Menginspirasi

Sebelumnya saya ingin membahas sedikit sejarah tentang UPT. Perpustakaan Unsiyah. Perpustakaan Univeritas Syiah Kuala (Unsyiah) berdiri pada tahun 1970 dan pada masa itu masih menggunakan gedung fakultas ekonomi. Dan akhirnya pada tahun 1994, perpustakaan Unsyiah memiliki gedung sendiri yang didirikan berdampingan dengan kantor KPA Unsyiah.  Yang membuat saya kagum dengan perpustakaan Unsyiah adalah karena visi dan misi perpustakaan Unsyiah yang memotivasi saya untuk segera meraih mimpi menjadi seorang pustakawan. Dan inilah visi dan misi perpustakaan Unsyiah,

Visi :

MENJADI PUSAT INFORMASI ILMIAH TERKEMUKA DAN BERDAYA SAING DI ASIA TENGGARA PADA TAHUN 2018

Misi :

MENYEDIAKAN KEBUTUHAN KOLEKSI YANG RELEVAN DENGAN KEBUTUHAN PEMUSTAKA

MENGEMBANGKAN PUSAT REPOSITORY LOKAL KONTEN (DEPOSIT) YANG OPEN AKSES

MENYELENGGARAKAN PELAYANAN PRIMA YANG MEMENUHI STANDAR PELAYANAN MINIMUM

MENGEMBANGKAN SISTEM OTOMASI PERPUSTAKAAN YANG STANDAR

MENGEMBANGKAN KOMPETENSI KEPUSTAKAWAN MENUJU SERTIFIKASI PROFESI

MENGEMBANGKAN TOTAL QUALITY MANAJEMEN DALAM PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN YANG TERAKREDITASI

2. Perpustakaan Unsyiah  Memiliki Berbagai Macam Koleksi Buku

Hal yang paling menyenangkan saat berkunjung ke perpustakaan adalah bisa menemukan berbagai macam koleksi buku yang ingin kita baca. Dan perpustakaan Unsyiah  merupakan perpustakaan yang memiliki berbagai macam koleksi buku. Sampai saat ini, perpustakaan Unsyiah memiliki koleksi sebanyak 75.114 judul atau 136.925 eksemplar. Koleksi tersebut berupa buku teks, terbitan berkala (jurnal), laporan akhir, skripsi, tesis, disertasi, majalah, buku referensi, laporan penelitian, CD-ROM dan dokumentasi.

3. Perpustakaan Unsyiah Memiliki Struktur Organisasi yang Tertata Rapi

Dulu saat saya masih sekolah, saya selalu suka dengan struktur organiasi kelas yang tertata rapi. Dan saya pun merasa senang ketika mengetahui kalau ternyata perpustakaan Unsyiah memiliki struktur organisasi yang tertata rapi seperti berikut ini,
Perpustakaan Unsyiah
Struktur Organisasi UPT. Perpustakaan Unsyiah. Pic by Perpustakaan Unsyiah.
4. Perpustakaan Unsyiah Mempunyai Duta Baca

Awalnya yang saya tahu hanya duta pariwisata saja karena di daerah tempat tinggal saya hanya ada duta pariwisata saja dan setiap tahun akan ada pemilihan Sinok dan Sinang Kendal yang juga bertugas mempromosikan wisata Kendal. Dan saya pun merasa bahagia ketika perpustakaan Unsyiah memiliki duta baca yang membuat saya termotivasi untuk tetap membaca buku dan mengajak orang lain untuk membaca buku juga.
Duta Baca Unsyiah 2018
Duta Baca Unsyiah 2018. Pic by Perpustakaan Unsyiah.
Hal yang menarik dari duta baca Unsyiah yaitu saat  duta baca Unsyiah 2017 (Siti Ifrohatis) melaksanakan kegiatan mendongeng tentang dongeng daerah yaitu dongeng tentang Amad  Rhang Manyang dengan pesan agar anak-anak berbakti kepada orang tua dalam program car free day di Jalan Tgk Daud Beureueh pada hari Minggu tanggal 4 Maret 2018. Hal ini bertujuan untuk menstimulasi daya imajinasi anak dan meningkatkan wawasan dan pengetahuan anak melalui dongeng.

5. Perpustakaan Unsyiah Dilengkapi dengan Fasilitas Kedai Kopi
Libri Cafe Perpustakaan Unsyiah
Libri Cafe Perpustakaan Unsyiah. Pic by Perpustakaan Unsyiah.
Perpustakaan Unsyiah dilengkapi dengan fasilitas kedai kopi LibrI Cafe sehingga setelah membaca buku maka bisa menikmati satu porsi kopi sesuai selera masing-masing. Hal ini membuat para pengunjung perpustakaan Unsyiah betah untuk berlama-lama di perpustakaan Unsyiah. Selain itu, ada kegiatan seru yaitu relax and easy di Libri Cafe perpustakaan Unsyiah. Kegiatan relax and easy adalah acara rutin yang dilaksanakan setiap hari rabu dan tujuan dari acara ini adalah membuka wadah bagi para mahasiswa Unsyiah yang ingin bakatnya ditampilkan di acara ini. Dua hal ini merupakan dua hal yang tidak pernah saya duga apabila berkunjung ke perpustakaan Unsyiah yaitu bisa ngopi setelah membaca buku dan bisa menampilkan bakat dan minat di bidang tertentu saat acara relax and easy di area Libri Cafe perpustakaan Unsyiah.
Relax and Easy
Acara Relax and Easy di Libri Cafe Perpustakaan Unsyiah. Pic by Perpustakaan Unsyiah.
6. Perpustakaan Unsyiah Menerbitkan Majalah Librisyiana dan Memiliki Aplikasi UILIS Mobile
Majalah Librisyiana
Majalah Librisyiana Edisi 9. Pic by Perpustakaan Unsyiah.
Selain membaca buku ilmu pengetahuan dan novel, saya pun juga suka membaca majalah. Dan saya merasa bahagia ketika saya bisa membaca majalah Librisyiana yang diterbitkan oleh perpustakaan Unsyiah. Saya bisa membaca  majalah Librisyiana edisi 9 yang terbit bulan September 2018 ini secara gratis melalui halaman library.unsyiah.ac.id, majalah Librisyiana edisi 9 ini memiliki cover yang cantik dan isinya menarik seperti kisah sukses Bayikribo (bayam ijo ikan krispy rasa hebo) berawal dari proses hingga menjadi sukses, resensi buku Cinta Suci Zahrana, dan komik menarik tentang para pengunjung perpustakaan Unsyiah.
UILIS Mobile
Aplikasi UILIS Mobile. Pic from Perpustakaan Unsyiah.
Selain menerbitkan majalah Librisyiana, perpustakaan Unsyiah juga memiliki aplikasi UILIS mobile yang bisa di download melalui Google Play atau Apps Store.  Aplikasi ini berguna bagi para mahasiswa Unsyiah  untuk memudahkan dalam peminjaman buku. Melalui aplikasi UILIS mobile ini saya pun menemukan buku-buku karya penulis favorit saya (Asma Nadia) yaitu Assalamualaikum Beijing,  La Tahzan for Hijabers, Sedekah Senyum, New Catatan Hati Seorang Istri, Salon Kepribadian : Jangan Jadi Muslimah Nyebelin, The Jilbab Traveler, dan Catatan Hati yang Cemburu : Belajar Bijak Menata Hati dan Emosi Agar Sakinah Bersamanya.

7. Perpustakaan Unsyiah Menyelenggarakan Unsyiah Library Fiesta 2019

Di tahun 2019 ini, perpustakaan Unsyiah menyelenggarakan Unsyiah Library Fiesta 2019 dengan mengadakan berbagai macam lomba seperti lomba baca puisi, debat Bahasa Indonesia, acoustic competition dan blog competition. Untuk kalian yang suka mengikuti lomba dan kompetisi maka wajib sekali untuk mengikuti berbagai macam lomba yang diadakan oleh perpustakaan Unsyiah dalam rangka Unsyiah Library Fiesta 2019.

Ternyata berkunjung ke perpustakaan bukan hanya untuk membaca buku dan mendapatkan ilmu. Saya pun juga bisa melatih kemampuan saya untuk menulis review buku di blog, mengajak keponakan saya untuk tetap rajin membaca buku, dan saya tetap terus bercita-cita menjadi seorang pustakawan sampai cita-cita itu bisa terwujudkan. Itulah beberapa hal yang saya dapatkan setelah berkunjung ke perpustakaan. Lalu hal menarik apa nih yang kalian rasakan setelah berkunjung ke perpustakaan?

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Unsyiah Library Fiesta 2019 Blog Competition

0 komentar:

Posting Komentar

 

Farida Asadi Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea