[Book Review] : Secangkir Kopi dan Pencakar Langit - Aqessa Aninda

Edited by Farida Asadi

Pertama kali membaca novel ini adalah tahun lalu yaitu tahun 2017. Kenapa saya membaca novel ini? Karena saya penasaran dengan ceritanya. Apalagi novel ini sering direview oleh para blogger buku. Oke, baiklah maka kali ini saya juga akan mereview novel yang berjudul Secangkir Kopi dan Pencakar Langit karya Kak Aqessa Aninda karena kemarin saya membaca ulang novel ini.

đź’•Identitas Bukuđź’•

Judul Buku : Secangkir Kopi dan Pencakar Langit

Penulis : Aqessa Aninda

Penerbit : PT Elex Media Komputindo

Tahun Terbit : Cetakan Pertama, Tahun 2016

Jumlah Halaman : 341 Halaman

ISBN : 978-602-02-8759-1

Harga : Rp. 51.000.

Rating : ♡♡♡♡

đź’•Sinopsisđź’•
Satrya nggak munafik, first impression seorang laki-laki terhadap perempuan pasti tampilan fisik dulu sebelum inner beauty. Namun teori itu terbantahkan ketika Satrya tanpa sengaja meminta bantuan Athaya, seorang IT System Analyst yang begitu passionate dengan profesinya, juga dijaga habis-habisan sama cowok-cowok IT yang pada sayang sama 'dedek' mereka ini. Satrya bisa memilih cewek cantik mana saja untuk didekati-penampilan Satrya memang mampu bikin cewek-cewek melirik sekilas kepadanya. Tapi, ia memilih Athaya. Sedangkan Athaya diam-diam sudah lama memendam rasa pada Ghilman. Masalahnya...Ghilman sudah punya pacar.

Di tengah-tengah business district nomor satunya Jakarta. Kopi, rokok, meeting, report, after office hour, cowok-cowok rapi dengan kemeja slim fit, kaki jenjang cewek-cewek dengan heels tujuh centimeter, ada sepotong kisah cinta segitiga antara Athaya, Satrya, dan Ghilman. Siapakah yang akan Athaya pilih? Satrya yang menarik dan fun atau Ghilman yang baik hati serta gesture-nya yang selalu bikin jantung Athaya deg-degan? Benarkah dicintai rasanya lebih menyenangkan daripada mencintai?


đź’•Kalimat Favoritđź’•

Sastra itu buat gue seperti membuka mata dan pikiran, sisi kehidupan lain yang mungkin nggak pernah kita jamah. Pemikiran orang yang kita nggak tahu. People's idea of a person they loved, they hated. Bikin kita lebih empati, lebih buka mata bahwa dunia kadang nggak melulu hitam dan putih. Kalau gue dulu nggak baca buku mungkin gue nggak se-tough ini. Nggak ngejalanin hidup sesantai ini. Mungkin kalau dulu waktu remaja gue nggak baca buku, gue nggak ngerti cara bersyukur yang benar,  nggak paham tentang mimpi dan cita-cita - Hal 73

Katanya quotes-quotes di Tumblr, untuk membuat perempuan jatuh cinta itu cukup membuatnya tertawa saja - Hal 177

Kerja tuh udah berat, capek, susah. Jangan ditambah-tambah lagi drama yang aneh-aneh. Ibaratnya, lo butuh gue, gue butuh lo, udah dibawa asik aja - Hal 179

Kalau boleh memilih, lebih enak dicintailah daripada mencintai. Because it's easier to fall in love when someone loves you. Tapi, kamu kan kadang tidak bisa memilih siapa yang akan kamu cintai dan siapa yang akan mencintai kamu? - Hal 187

Apakah dicintai duluan lebih asik daripada mencintai tapi menunggu? - Hal 212

Bahwa dalam hidup itu selalu ada pilihan, seperti sebuah potongan program yang harus diberi validasi if-else agar jelas arah tujuannya. Atau try-catch, selalu ada pilihan untuk mengantisipasi terjadinya error yang tidak jelas dalam hidup - Hal 212

Kata orang mengenggam cinta itu seperti mengenggam pasir, jangan terlalu erat, nanti perlahan terempas - Hal 215

Kalo orang bilang cinta itu bullshit, mereka pasti nggak pernah tahu rasanya ada di titik terendah kehidupan. Kadang yang dibutuhin cuma cinta. Karena dari sana ada empati, ada kasih sayang. Kadang kita nggak sadar, itu yang dibutuhin untuk ngerasa utuh - Hal 236

Kita nggak bisa memilih dicintai atau mencintai duluan. Dicintai duluan memang lebih menyenangkan, tapi kalaupun mencintai duluan sebelum dicintai, rasanya dicintai itu jadi terasa tidak begitu penting ya? Because once you love someone, so much...so much it hurts. Yang diinginkan hanya menunjukkan cintanya tanpa peduli dibalas atau tidak - Hal 236

Kalau ada yang bilang bahwa laki-laki dan perempuan tidak akan pernah menjadi sepasang sahabat, mungkin benar adanya. Toh, persahabatan antara laki-laki dan perempuan memang sudah rusak ketika salah satunya terbawa perasaan lebih, bukan? - Hal 253

Sesuatu yang dipaksakan tidak akan berbuah hal yang baik. Sesuatu yang instan tidak akan terasa luar biasa - Hal 277

Hubungan itu bukan judi yang kita bisa coba, siapa tahu beruntung. Hubungan juga bukan merger dua korporasi yang harus saling menguntungkan - Hal 303

Di tengah - tengah pencakar langit yang tinggi dan kokoh dengan ketidakpeduliannya akan sekitar, ada secangkir kopi yang hangat dan menenangkan, membuat siapapun yang meminumnya terjaga. Hal kecil yang sudah menjadi rutinitas dan membosankan tapi tak dapat dilewatkan - Hal 318

Well, marriage is not the end. That's just the new beginning of another chapter of life - Hal 328

đź’•Review Bukuđź’•

Athaya Shara Notodiredjo itulah nama lengkapnya. Perempuan yang mempunyai lesung pipit serta bekerja menjadi IT System Analyst di salah satu perusahaan di Jakarta. Athaya, begitulah nama panggilannya. Athaya ini berusia 25 tahun dan merupakan anak pertama. Athaya begitu mencintai pekerjaannya sebagai IT System Analyst. Athaya memang tidak pernah pacaran sejak masih duduk di bangku SMA. Namun ketika Athaya pertama kali bertemu dengan seniornya di kantor saat Athaya pertama kali menjadi IT System Analyst, Athaya mulai tertarik dengan orang tersebut. Orang tersebut bernama Ghilman. Diam-diam Athaya mulai menaruh rasa yang lebih pada Ghilman. Mungkinkah itu cinta? Tapi Ghilman sudah mempunyai pacar, Lalu apa yang harus Athaya lakukan apabila ada orang baru di kantor yang bernama Satrya, dan Satrya ini sudah menyatakan cintanya kepada Athaya setelah melakukan pendekatan yang lumayan lama? Siapakah yang membuat Athaya benar-benar jatuh cinta? Ghilman yang sudah punya pacar atau Satrya yang tampan dan digandrungi banyak perempuan?

Satrya Danang Hadinata, itulah nama lengkapnya. Lelaki tampan yang diharapkan oleh semua perempuan. Tapi sayangnya di usianya yang 26 tahun, Satrya masih single. GGS ya Satrya ini, alias Ganteng-Ganteng Single. Lalu apa penyebab Satrya masih Single? Penyebabnya adalah Satrya ini masih terbayang dengan Alisha yang merupakan sosok terpenting di masa lalunya. Ayo dong Bang SatSat move on dan nggak usah galau lagi !!! Suatu ketika Bang SatSat ini bekerja menjadi karyawan baru di salah satu perusahaan di Jakarta di bagian quality assurance. Nah, berawal dari situlah Bang SatSat bertemu dengan seseorang yang ternyata telah memikat hatinya yaitu Athaya. Tapi, Athaya malah mengingatkan Bang SatSat dengan Alisha yang merupakan sosok terpenting di masa lalunya. Akankah Bang SatSat memang mencintai Athaya karena memang cinta dalam arti sebenarnya dan bukan karena Athaya mirip dengan Alisha?

Ghilman Wardhana, biasa dipanggil Ghilman. Seorang pria yang tidak ganteng tapi tidak jelek. Nah loh? Kok bisa? Ghilman Wardhana ini seorang bussines analyst di salah satu perusahaan di Jakarta. Ghilman ini tipe pria yang bertanggung jawab dan selalu konsisten dengan ucapannya. Tapi, Ghilman ini malah dikhianati pacarnya sendiri. Tapi, jika ada seseorang yang bernama Athaya yang merupakan teman Ghilman di kantor yang ternyata menyukai Ghilman. Tapi, jika Athaya sedang dekat dengan seseorang yaitu Satrya, apakah Ghilman juga akan mendekati Athaya kalau ternyata Ghilman tahu bahwa Athaya diam-diam menaruh rasa yang lebih pada Ghilman?

Membaca novel Secangkir Kopi dan Pencakar Langit membuat saya senyum-senyum sendiri karena memang ceritanya menarik, apalagi novel ini sedikit banyak bercerita tentang dunia IT. Hal itulah yang menjadi alasan saya untuk membaca novel ini karena kebetulan saya adalah lulusan SMK jurusan IT yaitu RPL (Rekayasa Perangkat Lunak). Hal-hal yang mengingatkan dunia IT di dalam novel ini adalah Command Prompt, IP Address, SQL dan yang lainnya.

Cover novel ini pun lumayan menarik menurut saya, novel ini adalah novel karya kak Aqessa Aninda yang merupakan novel jebolan aplikasi Wattpad. Saya pun membaca beberapa part novel ini di aplikasi Wattpad. Karena saya penasaran, akhirnya saya memutuskan untuk membaca novel ini dalam bentuk buku cetak.

Novel ini menceritakan tentang cinta segitiga antara Athaya, Satrya, dan Ghilman. Athaya yang diam-diam menyukai Ghilman, namun sayangnya Ghilman sudah punya pacar. Satrya yang menyukai Athaya tapi masih terbayang sosok Alisha di masa lalunya. Masalah klasik sih sih sebenarnya cinta segitiga itu, tapi kak Aqessa Aninda berhasil membuat novel ini menarik dengan gaya penulisan yang khas anak muda jaman now alias kekinian. Karena novel ini masuk lini City Lite, maka novel ini memiliki setting tempat di kota-kota besar seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Osaka, dan Muenchen.

Novel ini juga menceritakan bagaimana rasanya dicintai dan bagaimana rasanya mencintai. Kalau menurut saya, dicintai itu hanya membuat kita bangga karena kita punya pacar atau pasangan. Kalau mencintai itu kita hanya bisa mencintai saja dan itu artinya keberadaan kita tidak dianggap ada. Ibaratnya, saya punya teman laki-laki dan saya mencintai teman laki-laki saya tersebut. Namun sayangnya teman laki-laki saya tersebut sudah punya pacar atau hanya menganggap saya hanya sebatas teman. Kadang memang benar ya, mencintai itu lebih indah daripada dicintai. Tapi yang lebih indah memang dicintai dan mencintai (saling mencintai) Setuju nggak kalian sobat dengan pendapat saya ini?

Novel ini juga bukan hanya tentang cinta segitiga saja kok, tapi juga tentang persahabatan, perjuangan hidup dan keluarga. Ada geng FOGGING juga yang membuat novel ini menarik dan bikin ketawa. Kenapa demikian? Karena Geng FOGGING ini tuh konyol abis dengan anggota para cowok-cowok gokil di kantornya tempat Athaya, Satrya, dan Ghilman. Lalu siapa sajakah anggota dari Geng FOGGING? Anggota Geng FOGGING yaitu Satrya, Ghilman, Radith, Ganesh dan yang lainnya.

Setelah membaca novel ini saya juga baru tahu arti dari nama Athaya Shara. Athaya artinya anugerah atau hadiah. Shara artinya perempuan yang dicintai. Athaya itu tipe perempuan sederhana dalam make up dan fashion namun tetap oke. Menarik banget kan? Athaya ini juga tipe pekerja keras. Patut dicontoh banget ya ini, pekerja keras. Semoga saya pun bisa menjadi pekerja keras seperti mbak Athaya. Athaya ini juga tidak pernah mengeluh karena telah menjadi tulang punggung keluarga. Pokoknya mbak Athaya ini idola saya di dalam novel ini. Mbak Athaya ini tidak cuma tipe pekerja keras. Tapi juga seorang wanita yang mencintai pekerjaannya. Kayaknya tuh emang benar ya, kebanyakan pekerja IT itu cowok tapi ini mbak Athaya seorang cewek dan bisa menjadi pekerja IT. Duh, keren amat si Mbak Athaya ini, saya juga ingin dong jadi pekerja IT. Amiiin ya semoga doa saya terkabul.

Satrya itu tipe pria idaman yang tampan dan memiliki banyak kekayaan. Namun, sayangnya Satrya belum berani menuju ke jenjang pernikahan. Jadi, kalau semisal pacaran sama bang SatSat ini kayaknya kok buang-buang waktu saja. Pacaran mulu kapan naik pelaminan bro??? Beda banget saya si Ghilman yang memiliki aura ke-bapak-an. Walaupun Ghilman tidak begitu ganteng tapi Ghilman ini cocok banget kalau dijadikan pasangan karena Ghilman tipe pria yang mengayomi dan penuh kasih sayang. Lalu seketika saya baper, kapan ya ada pria yang nyangkut di hati saya seperti si Ghilman ini? Ngayal saja ya saya ini. Xixixi....

Namun bagian ending dari novel ini kayaknya kok sedikit banget ya. Menurut saya endingnya kurang banyak tapi tetap asik banget untuk dibaca. Buat yang ingin dan suka membaca novel  jebolan Wattpad dengan kisah cinta segitiga yang dikemas dengan unik dan asik pokoknya wajib banget deh baca novel ini, big thanks untuk Kak Aqessa Aninda yang sudah menghadirkan kisah Athaya, Satrya, dan Ghilman yang menarik dan membuat saya terhibur di dalam novel Secangkir Kopi dan Pencakar Langit.

Komentar

  1. Novelnya keren banget ya, romantis dan bikin mupeng pengen baca.
    Saya dulu paling hobi baca novel, sekarang masih hobi sih, tapi waktunya gak cukup, jadinya lebih suka baca buku pengembangan diri atau bisnis :)

    BalasHapus
  2. Kangen baca novel romantis yang bikin hati deg deg an kayak begini, hehehehhe

    BalasHapus
  3. Uuuh baca reviewnya udah bisa kebawa emosinya dan setuju banget sama quote di hal. 253 kalo gak salah klo cewe sama cowo itu mustahil bisa sahabatan banget, sedikit banyak pasti ada rasa-rasa deh... orang jawa bilang sih weting tresno jalaran sokokulino.

    BalasHapus
  4. Thankyou mbaa reviewnya .. Duh udah lama bgt ga baca novel.. Baca reviewnya jd mau baca novelnya..

    BalasHapus
  5. Kalau didunia nyata kira-kira Ghilman Wardhana kayak siapa y mba ga ganteng ga jelek kwkwk makanya ku jadi penasaran deh..

    belum baca novel lagi nih heheheh kangen belum beli lagi

    BalasHapus
  6. Pembahadan cinta segitiga memang tidak ada matinya. Selalu menarik apalagi kopi bukan lagi sekedar minuman tapi ini terjadi pahit dan manis kehidupan

    BalasHapus
  7. Jadi pengen baca. Tapi paling enak si dicintai dan mencintai. Ekwkwkwk.

    BalasHapus
  8. Wah saya pun jadi mikir. Enaknya dicintai atau mencintai? Hahaha. Kayaknya kalau dulu saya belum nikah pasto baper nih baca nobel kayak gini hihihi. Untung sekarang nggak baper lagi soalnya udah ada diposisi dicintai dan mencintai *eaaa ������

    BalasHapus
  9. Aku uda lama banget gk baca novel wkwkw... Terakhir baca itu pas aku masih kuliah. Sekitar 8 tahun yg lalu. Sekarang baca bukunya ganti genre. Uda bukan nobel lg.

    BalasHapus
  10. Mbak, reviewmu keren ..beneran, jadi bikin pembaca penasaran sama bukunya..
    Aku suka genre seperti ini, bikin terhibur hati...hihihi
    Oh ya semoga harapannya kerja di bidang IT seperti Athaya dan dapat jodoh segera terwujud ya...Aamiin ..Semangat!!

    BalasHapus
  11. Mbak suka banget sama reviewnya yang lengkap, jadi pingin nyoba review buku, novel juga deh, hehe

    BalasHapus
  12. Hmm..siap-siap patah hati nih critanya. Suka sama kata-katanya, "Kata orang cinta itu seperti menggenggam pasir, semakin erat, semakin mudah lepas". Baperr

    BalasHapus
  13. Belakangan banyak novel wattpad yang dibukukan ya? Tapi gak tau kenapa, kayaknya aku udah gak terlalu tertarik dg fiksi apalagi yang romantis. Kayak udah bukan jamannya buat umurku :D

    BalasHapus
  14. Endingng gmn mba penasaran jadi sama siapa.Athaya.. suka deh bava riviewnya lengkap dh gitu ada kata2 yg bagus di kutif.. aku blm pernah riview novel nih

    BalasHapus
  15. Ada benernya sih lebih enak dicintai, tapi lebih enak lagi kalau saling mencintai. Penasaran pengen baca cinta segitiga mereka deh ��

    BalasHapus
  16. Duh jd pengen baca novel ini. Sudah lama gak baca novel romance. Pengen santai sejenak meninggalkan dunia maya dan meperbanyak baca novel kyk gini hehe :D

    BalasHapus
  17. duh duh duh baca awalnya aja udah bikin baper. makin penasaran tapi takut inget masa muda nih hihihihi

    BalasHapus
  18. Iya banget. aku dulu punya teman cowok, akrab, sahabatan sejak kuliah. eh ujung ujung dia bilang suka, dan.....jarang kontak sampai sekarang!

    BalasHapus
  19. Lama banget ga baca novel romantis, sekarang bacanya artikel parenting mlulu
    Thanks udah sharing reviewnya yaa mba. Kapan-kapan mau intip bukunya jg ah ^^

    BalasHapus
  20. aku udah pernah baca ini dan langsung jatuh cinta sama Aqessa Aninda.. udah baca lanjutannya belum Mba? judulnya Satu Ruang.. btw penulisnya ini September kemarin baru nikah ya :) aku ngikutin sosmednya.. hehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Popular Post

5 Hal Unik dari Kadeso Desa Wisata Lerep

[Beauty Review] : Fanbo Acne Solution

Cicik Sri Winarti, Crafter Muslimah dari Kota Kendal yang Penuh Inspirasi