Selasa, Juni 12, 2018

[Book Review] : Dirt on My Boots - Titi Sanaria

Edit Posted by with No comments
Pic by Farida Asadi


đź’•Identitas Bukuđź’•

Judul Buku : Dirt On My Boots

Penulis : Titi Sanaria

Penerbit : PT Elex Media Komputindo

Tahun Terbit : Cetakan Pertama,Tahun 2017

ISBN : 978-602-04-4723-0

Jumlah Halaman : 291 Halaman

Harga : Rp. 64.800

Rating : ♡♡♡♡

đź’•Kalimat Favoritđź’•

Untuk menilai seseorang sombong atau tidak,kita harus mengenalnya lebih dulu - Hal 12

Terkadang,sesuatu yang pernah terlintas di benak kita bisa menjelma nyata,dan saat itu terjadi kita malah tidak tahu bagaimana harus meresponnya. Antara merasa lucu sehingga ingin tertawa,atau malah sebal dan berusaha menahan diri supaya tidak memaki - Hal 53

Jangan memaksakan diri melakukan apa yang nggak ingin kamu lakukan. Hasilnya nggak akan bagus. Kamu hanya akan menyesalinya kemudian. - Hal 263

Bilang putus itu mudah. Menjalaninya setelah kata itu terucap yang sulit. Apalagi kalau orang diputuskan itu masih kita cintai - Hal 264

Menikah itu butuh kemantapan niat,karena pernikahan bukan seperti penelitian yang menganut prinsip trial and error - Hal 272

Kita perempuan cenderung mengambil keputusan saat kepala sedang panas,jadi sering mengabaikan logika. Nggak ada salahnya mengakui kekeliruan. Gengsi lebih sering merusak kebahagiaan - Hal 273

Hati tidak pernah salah. Dia tahu pasti dimana tempatnya menambatkan jangkar & berlabuh - Hal 287

Cinta itu adalah seraut wajah yang membuat hati bahagia saat menatapnya,gelak yang meluruhkan kepenatan seberat apa pun di penghujung hari,dan perasaan nyaman seperti pulang ke rumah setelah bertualang saat memeluk tubuh yang menyambutmu dengan suka cita - Hal 290 & Hal 291


đź’•Review Bukuđź’•

Fendy Sastradiandra,begitulah namanya. Semua keluarga dan teman serta mantan pacarnya memanggilnya dengan nama Fendy. Lalu di tempat barunya bekerja dia dipanggil dengan nama Andra. Andra itu player yang suka main-main saja dengan para perempuan dan tak pernah serius dalam menjalin hubungan. Andra alias Fendy itu lelaki tampan tapi alergi dengan cinta sejati dan komitmen. Bagi Andra,cinta sejati itu tidak pernah ada dan Andra tidak akan berkomitmen dengan wanita manapun karena Fendy hanya ingin bersenang-senang saja dengan semua wanita. Namun apa jadinya jika Andra terpikat dengan salah satu bawahannya di kantor yang bernama Sita. Lalu akankah Andra serius menjalin hubungan asmara dengan Sita atau Andra hanya ingin menjadikan Sita sebagai teman untuk bersenang-senang saja?

Sita itulah namanya. Wanita yang berusia 27 tahun yang masih jomblo dan beberapa kali terpikat dengan pesona tampan dan menawan para atasannya di kantor. Sita mempunyai beberapa rekan kerja yang unik dan asik. Ada Putra & Sandro yaitu dua lelaki yang menjadi partner kerja sekaligus teman dekat Sita. Ada juga Raisa,si cewek lemot teman dekat sekaligus partner Sita di kantor yang susah sekali merespon sesuatu.

Sita itu wanita yang unik dan penuh percaya diri tinggi. Sita sangat mencintai pekerjaannya dalam dunia iklan. Berbagai jenis iklan pernah ditanganinya. Mulai dari iklan media cetak maupun iklan yang lainnya. Sita tidak pernah setengah-setengah dalam kerjanya karena Sita selalu ingin yang terbaik untuk pekerjaannya. Sita sering kali terlibat obrolan yang tidak jelas dengan Putra,Sandro & Raisa. Sita selalu berbicara blak-blakan dan kadang tidak disaring terlebih dahulu sehingga sering kali apa yang diucapkan terdengar pedas di telinga.

Pak Freddy,atasan Sita di kantor mengundurkan diri dan posisi pak Freddy digantikan oleh atasan baru yang bernama Andra. Pak Andra itu tipe orang misterius dan susah ditebak. Andra & Sita sering kali bertengkar karena Andra menganggap Sita tidak bisa melakukan pekerjaannya dengan baik. Namun apa jadinya jika Sita malah menyukai Andra namun Sita merasa tidak cocok dengan Andra karena Andra terlalu tampan dan mapan yang tidak cocok menjadi kekasih Sita yang hanya wanita biasa saja. Akankah Sita & Andra menjadi akur dan saling cinta? Ataukah Andra hanya ingin mempermainkan perasaan Sita saja?

Membaca novel Dirt On My Boots karya kak Titi Sanaria membuat saya tertawa sekaligus terhibur dengan tokoh Sita yang unik dan ajaib. Saya suka karakter Sita yang selalu tampil apa adanya seperti lebih memilih bertelanjang kaki daripada memakai sepatu hak tinggi. Novel ini covernya sederhana dan tentu saja menarik untuk dibaca. Dari sinopsis,awal hingga menjelang akhir cerita saya suka semuanya.

Tema dalam novel Dirt on My Boots ini adalah romance. Cinta pada pandangan pertama dan cinta yang hadir karena telah terbiasa bertemu dan berjumpa. Kalau menurut saya cinta pada pandangan pertama itu memang benar adanya apalagi kalau cinta pada pandangan pertama itu terus dipupuk maka cinta itu akan bersemi. Benar atau salah ya pendapat saya ini?

Sifat Pak Andra yang merupakan atasan Sitta di kantor yang suka memerintah membuat Sitta sebal. Namun sifat Sitta juga memiliki keunikan yaitu memiliki sikap percaya diri yang tinggi, ceria, suka tantangan tapi sayang sekali karena Sitta ini juga suka berbohong. Tapi Pak Andra dan Sitta memiliki kesamaan dalam hal pekerjaan. Keduanya sama-sama tipe pekerja keras yang menurut saya oke lah ya, karena menjadi pekerja keras itu susah dan butuh fokus dan konsisten serta pantang menyerah.

Lalu adakah pesan yang saya dapatkan setelah membaca novel ini? Tentu saja ada, pesan yang saya dapatkan setelah membaca novel ini adalah Jika kita menjadi manusia yang baik yaitu apabila kita menjadi manusia yang jujur dan tidak berkata bohong. Novel ini mengajak pembaca untuk bersikap dan berkata jujur serta tidak berbohong. Sita yang merupakan tokoh utama di dalam novel ini menggambarkan bahwasanya orang yang sering berbohong maka dia akan berbohong terus menerus. Lalu apabila sudah ada yang mengetahui kalau kita berbohong maka orang tersebut tidak bisa lagi mempercayai apa yang kita katakan. Lalu apabila kita berkata jujur maka disangka kita berkata bohong karena mengingat kebiasaan buruk berbohong tersebut maka tidak akan ada yang mempercayai kebenaran dan kejujuran kita. Maka dari itu kita harus tetap berkata jujur dan tidak berbohong.

Tidak hanya pesan saja yang saya dapatkan setelah membaca novel ini. Saya juga mendapatkan nilai pendidikan dan nilai sosial. Apakah sajakah itu? Nilai pendidikan yang saya dapatkan setelah membaca novel ini yaitu tetaplah berjuang dalam pendidikan dan karier seperti Sita (tokoh utama di dalam novel ini) yang serius dan berdedikasi tinggi di bidang pekerjaannya walau banyak tantangan,rintangan dan masalah dalam pekerjaan yang dia tekuni. Sedangkan nilai sosial yang saya dapatkan setelah membaca novel ini yaitu jika kita di-bully bukan berarti kita harus merasa lemah. Jika kita di-bully alangkah baiknya kita tetap bersikap rendah hati dan tentunya tetap terus berprestasi agar orang yang mem-bully kita tahu kalau kita punya segudang prestasi yang sangat membanggakan.

Menurut saya kelebihan dari novel ini adalah cover novelnya sederhana tapi tetap menarik dan jalan ceritanya menarik dari awal sampai menjelang akhir serta banyak pembelajaran dari kejadian yang terjadi di dalam novel ini. Namun sayang sekali karena ending dari novel ini kurang begitu greget dan malah bikin penasaran.  Nah, untuk yang masih bingung ingin membaca novel apa saat hari libur tiba maka novel lokal bergenre romance ini bisa menjadi salah satu pilihan.

0 komentar:

Posting Komentar