Selasa, Mei 22, 2018

Nobar Film 212 The Power of Love Bersama Blogger Gandjel Rel Semarang

- Mei 22, 2018
Blogger Gandjel Rel Semarang Nobar @212movie, Pic by Dewi Rieka
Jum'at lalu, tanggal 18 Mei 2018. Saya berkesempatan mengikuti nobar film 212 The Power of Love bersama rekan blogger Gandjel Rel Semarang di Cinemaxx Java Super Mall Semarang. Hari itu bertepatan juga dengan hari kedua Bulan Suci Ramadhan, alhasil saya ngabuburitnya nobar film tersebut. Kalau sobat ngabuburitnya kemana dan ngapain aja nih?

Biasanya kalau mau menonton film pastinya saya harus menonton trailer filmnya terlebih dahulu. Tapi kali ini berbeda karena saya sama sekali tidak menonton trailer filmnya terlebih dahulu sebelum menonton filmnya. Kenapa demikian? Biar saya makin penasaran dong tentunya dengan film yang akan saya tonton.

Prediksi saya setelah tahu judul film ini yaitu 212 The Power of Love adalah bahwa saya yakin kalau film ini ada sangkut pautnya dengan Aksi Damai 212 di Monas Jakarta. Dan dugaan saya benar, ternyata film ini ada sangkut pautnya dengan Aksi Damai 212 dan Aksi Damai 212 yang menginspirasi munculnya film 212 The Power of Love ini.
Poster @212movie, Pic by Farida Asadi
Film 212 The Power of Love disutradarai oleh Jastis Arimba. Film 212 The Power of Love diproduksi oleh WARNA Pictures Film Indonesia dan dirilis pada tanggal 9 Mei 2018. Film yang bergenre religi ini berdurasi 1 jam 50 menit. Film ini dibintangi oleh Fauzi Baadila sebagai Rahmat dan Meyda Sefira sebagai Yasna.

Rahmat : "Yasna, kamu tahu orang-orang yang penting dalam hidup kita?"

Yasna : "Orang kayak apa kang?"

Rahmat : "Orang-orang yang bisa bikin kita ketawa, orang-orang yang peduli dan membantu di saat kita sedang benar-benar butuh."

Itu salah satu dialog pada adegan film 212 The Power of Love yang saya suka. Percakapan antara Rahmat & Yasna. Lalu film 212 The Power of Love ini ceritanya gimana sih? Apa iya hanya tentang Aksi Damai 212 atau bagaimana? Ah, ya tentu saja film ini bukan hanya tentang Aksi Damai 212 saja namun juga tentang kehidupan Seorang ayah dan anaknya yang bernama Rahmat.

Rahmat adalah jurnalis yang dulunya menempuh pendidikan kuliahnya di Harvard University. Kedekatan antara ayah dan anak laki-laki disampaikan di dalam ini dalam kehidupan Rahmat dan ayahnya. Bagaimana Rahmat yang keras kepala dan ayahnya yang bersikap keras tapi dalam lubuk hati sangat menyayangi Rahmat.
Tiket Nonton @212movie, Pic by Farida Asadi
Bukan hanya itu saja, film ini juga bercerita tentang keluarga, agama dan cinta. Ternyata cinta itu luas sekali maknanya. Saya kira cinta itu hanya cinta pada pasangan hidup saja. Ternyata cinta itu ada dimana-mana. Misalnya cinta Kepada Sang Pencipta, cinta kepada orang tua, cinta pada keluarga dan cinta kepada sesama. Ada banyak sekali pesan yang saya dapatkan setelah menonton film ini. Salah satunya tentang bagaimana berbakti kepada kedua orang tua dan bagaimana cara mendidik anak yang benar.

Saya makin trenyuh saat detik-detik dimulainya Aksi Damai 212 di Monas Jakarta. Hal itu membuat saya terharu dan seketika mengeluarkan air mata. Betapa damainya Aksi Damai 212 itu dan ketika ada orang lewat yang ingin melangsungkan pernikahan di Gereja, para umat Islam yang ikut Aksi Damai 212 mempersilahkan dan memberi jalan serta memberikan ucapan selamat kepada yang akan melangsungkan pernikahan di Gereja tersebut. Sungguh damai dan sikap toleransi memang terbukti adanya.

Film ini mengambil lokasi di Ciamis dan Jakarta. Walaupun film ini bukan film bergenre komedi tapi ada beberapa bagian yang memang lucu dan bikin ketawa tapi tidak banyak. Di film ini ada juga penampilan salah satu penulis Indonesia favorit saya yaitu Mbak Asma Nadia. Buat para penggemar Mbak Asma Nadia wajib deh ya nonton film ini. Di film ini juga saya sedikit tahu tentang dunia jurnalis. Setelah nonton film ini sobat juga pasti akan makin sayang dengan Ayah sobat. Dan buat yang bingung pengen ngabuburitnya kemana dan ngapain aja, Yuk mendingan nonton Film 212 The Power of Love di bioskop, ini kan bulan Suci Ramadhan. Bulan baik ya nontonnya film baik dong ya. Jadi, jangan lupa nonton film 212 The Power of Love  di bioskop!

22 komentar:

  1. Wah kyknya bagus ya filmnya. Ga nahan ketawanya sama yg ngaku radikalis romantis hahaha...

    BalasHapus
  2. kok aku gak diajak sih mbaa :(

    tapi di Pekalongan udah ada XXI alhamdulillah wkwkkw

    BalasHapus
  3. MashaAllah~
    Aksi 212 pun reuniannya, bikin saya merinding.
    Bagaimana bisa beribu ummat Islam berkumpul di satu tempat untuk menyuarakan 1 hal yang sama, niat membela agama Allah.

    Allahu Akbar!

    BalasHapus
  4. Baru tahu ada film yang terinspirasi dari aksi damai 212, kudet banget ya saya, alhamdulillah ada film seperti ini yang memberikan banyak pesan moral positif

    BalasHapus
  5. Pasti kemarin yang ikut aksi damai 212 ini merasa related banget ya Mbak, yang nggak ikut aja bisa sampai terharu gitu....

    BalasHapus
  6. aku kaget kukira 212 ngeluarin film baru lagi tentang reunian yang kemarin, hehehe. gak kebayang deh yang ikut langsung, pasti 'dapet' banget suasananya.

    BalasHapus
  7. Waktu itu pengen banget nonton pilemnya, eh batal melulu. Keren nih ketika aksi massa ini kemudian di film kan menjadi film indonesia yang apik

    BalasHapus
  8. Sampai sekarang belum sempat nonton film ini euy. Waktu itu diajak temen tapi lagi ga bisa.

    BalasHapus
  9. Saya tim yang belum nonton juga niih... Kapan ya mau nontonnya? Jarang nonton film Indonesia wkwk

    BalasHapus
  10. Aku belum pernah nonton filmnya hehe, tapi udah dapat bocoran banyak sih dari teman-teman yang sudah nonton.

    BalasHapus
  11. Seru yaa nonoton bareng temen2 sefrekuensi gini. Jogja pernah nobar gini bareng komunitas Kopi, tapi udah lama banget & ga pernah ada lagi :(

    BalasHapus
  12. Seru dan asik kisahnya pasti ya mba, tentunya ada hikmah yang bisa kita serap setelah menonton. Aku belum nonton jadi penasaran hehehhe

    BalasHapus
  13. MasyaAllah, Film yang sarat hikmah ya mbak. Makasih review-nya mbak, saya kelewat film ini. Apa masih beredar ya. Jadi.pengen nonton

    BalasHapus
  14. waktu itu di sekolah Neyna ada nobar 212 ini tapi karena aku pasca lahiran jadi absen deh penasaran juga pengen nonton

    BalasHapus
  15. Udah nonton ini Dan ... Belum kelar udah diajak anak keluar. Dia takut parahal filmnya ga serem.

    BalasHapus
  16. Aku belum nonton nih mbaaa..jadi generna apakah? Komedi tau drama hehehe..liat reviewnya lagii

    BalasHapus
  17. Aku blm niat nonton film ini. Bukan apa2 sih, tapi Jepara memang blm ada bioskop. Jadi nunggu dulu deh

    BalasHapus
  18. Wah..seru banget bisa nobar sama teman-teman Blogger. Pasti rame ya..apalagi filmnya berdasarkan kisah nyata seperti film 212

    BalasHapus
  19. Belum nonton film ini.
    Kyknya baca reviewnya banyak banget pesan positif ya mbak dalam film ini. Kyknya udah ada di aplikasi langganan dilm berbayar ya aku coba cari ah

    BalasHapus
  20. Udah lama nggak nobar lagi nih aku. Kapan ya bisa rame2 lagi bareng Gandjel Rel nonton gini ;)

    BalasHapus
  21. Aku nonton ini nih, tp agak gak fokus waktu nonton soalnya udah malam jd agak ngantuk :D

    BalasHapus
  22. Ga gampang ngumpulim banyak orang dan tidak anarkis 212 membuktikan bahwa islam itu Rahmatan Lil Alamin.

    BalasHapus

 

Farida Asadi Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea