Minggu, Maret 25, 2018

Ketika Sampah Membawa Berkah

Edit Posted by with 16 comments
Pernah nggak sih sobat membayangkan kalau lama kelamaan dan semakin lama sampah makin menumpuk saja setiap hari. Lalu kalau sudah begitu pasti kita akan berusaha bagaimana agar sampah tersebut bisa dikelola dengan baik dan tentunya memberikan manfaat. Kemudian saya berfikir kalau saya ingin memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan membawa berkah.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Gift Box Handmade (@alfa_yuniar) pada

Harapan saya untuk memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan membawa berkah tersebut tercapai setelah diadakannya workshop women blogger movement yaitu mendaur ulang sampah rumah tangga menjadi barang yang bisa dimanfaatkan. Acara workshop ini digelar atas kerjasama Alfamart, Titik Tengah Partnership & LAQUINNA Creative Handmade dalam rangka memperingati hari perempuan internasional sekaligus memperingati hari air dan bumi.
Workshop ini digelar di All Stay Hotel Semarang pada hari Kamis tanggal 22 Maret 2018, mulai pukul 09.00 - 12.00 WIB. Mbak Nia Nurdiansyah selaku founder Titik Tengah Partnership mengatakan, program workshop ini merupakan yang pertama diselenggarakan bersama Alfamart, semoga program ini bisa menginspirasi banyak orang dan lingkungan bisa lebih sehat dengan memanfaatkan barang bekas menjadi barang serba guna seperti ini. Workshop ini dikhusukan untuk para blogger perempuan di kota Semarang dan sekitarnya. Sehingga workshop ini dihadiri oleh 25 blogger perempuan yang berdomisili di kota Semarang dan sekitarnya. Pukul 09.00 WIB, para peserta workshop sudah hadir di All Stay Hotel tepatnya di lantai 8.
Bu Alfa sedang mengarahkan dan membimbing para women blogger untuk membuat dompet koin
Acaranya meriah dan tidak membosankan karena dipandu MC yang kece badai yaitu mbak Ira Sulistiana atau yang akrab dipanggil dengan nama Isul. Acara yang pertama diawali dengan sambutan dari pihak Alfamart yang diwakili oleh Mas Eko perwakilan dari Alfamart. Setelah itu adalah acara perkenalan dengan ibu Alfa Yuniar. Siapa sih ibu Alfa Yuniar? Ibu Alfa Yuniar adalah seorang womenpreneur sekaligus owner dari LAQUINNA Creative Handmade yang menjual aneka macam kerajinan dari sampah yang bisa didaur ulang seperti dompet koin, keranjang dan yang lainnya.
alat dan bahan untuk membuat dompet koin
Selanjutnya adalah pembagian alat dan bahan yang akan digunakan untuk mendaur ulang sampah rumah tangga menjadi sesuatu yang berharga. Ternyata kami akan membuat dompet koin yang berbahan dasar kardus bekas kemasan susu. Awalnya saya bingung ketika semua peserta diberi alat dan bahannya. Alat & Bahan tersebut yaitu kuas lem, kain katun, kardus bekas yang sudah dipotong, lem kayu berwarna putih dan kuning serta kancing magnet. Saya dan para peserta lainnya merasa bingung, cara buatnya gimana ya kok sepertinya susah. Kemudian, bu Alfa memberikan pengarahan yang jelas dan detail mengenai proses pembuatan dompet tersebut.
coffe break di All Stay Hotel Semarang

Ibu Alfa Yuniar dengan sabar memberikan pengarahan dan membantu para blogger yang kebingungan saat membuat dompet termasuk saya yang ternyata saya salah saat melalukan proses pengeleman kain dan kardusnya. Setelah itu saya rapikan, kemudian saya ubah lagi dan ternyata berhasil dan saya tidak melakukan kesalahan saat proses pengeleman dompet. Nah, di sela-sela bu Alfa dan para peserta workshop sedang membuat dompet koin ini. Semua peserta workshop istirahat sejenak sambil menikmati secangkir teh dan kue di All Stay Hotel Semarang.
Setelah itu, kami para peserta workshop melanjutkan proses pembuatan koin tadi sampai selesai dan ternyata susah-susah gampang membuat dompet koin yang cantik dan lucu ini. Dompet koin hasil karya saya kurang rapi tapi tak apalah yang penting saya sudah tahu bagaimana cara membuatnya. Siapa tahu kan di lain hari saya ingin membuat dompet koin dari kardus bekas seperti ini.
dompet koin karya women blogger Semarang

Acaranya makin seru saat mbak Noor Fitriana M Zain dari Pekalongan yang mendapatkan hadiah bingkisan kecil dari bu Alfa karena masuk kategori peserta terjauh. Ada juga mbak OLa yang berani maju ke depan bercerita tentang sedikit pengalamannya seputar tempat belanja favorit dan kemudian juga mendapat hadiah bingkisan kecil dari bu Alfa.
antusiasme para women blogger Semarang saat mengikuti workshop daur ulang sampah rumah tangga

Kemudian setelah semua peserta workshop sudah selesai membuat dompet, maka acaranya telah selesai dan ditutup dengan acara foto bersama sambil membawa dompet koin karya peserta masing-masing. Lalu kesan dan pesan saya selama mengikuti workshop mendaur ulang sampah rumah tangga ini bagaimana? Saya merasa senang karena bisa berjumpa kembali dengan para blogger perempuan di kota Semarang dan akhirnya saya bisa berjumpa dengan mbak Nyi Penengah Dewanti setelah sekian lama saya ingin bertemu tapi belum kesampaian juga padahal saya dan mbak Nyi masih tinggal di kota yang sama yaitu kota Kendal.

Tak hanya itu saja, saya juga merasa senang karena workshop ini bermanfaat sekali untuk para perempuan agar masalah sampah bisa cepat teratasi dan tentunya bisa menjadi berkah. Kalau semua sampah kotak susu di area kota Semarang dan sekitarnya dibuat menjadi dompet koin seperti ini maka kota Semarang dan sekitarnya akan bersih dari sampah kardus kotak susu. Bisa jadi, setelah workshop ini akan ada womenpreneur yang membuat dompet koin dari kardus bekas untuk dijadikan souvenir pernikahan atau yang lainnya. Ternyata sampah yang kini selalu menjadi masalah ternyata bisa membawa berkah.
Terimkasih banyak saya ucapkan kepada Alfamart yang sudah mengadakan workshop mendaur ulang sampah rumah tangga dan memberikan goodie bag yang berisi barang-barang yang sangat bermanfaat bagi para kaum ibu-ibu . Walaupun saya belum menjadi ibu-ibu, tapi saya senang karena barang tersebut sempat menjadi incaran saya saat berbelanja di Alfamart. Duh, jadi pengen belanja  ke Alfamart lagi setelah acara workshop ini. Tak lupa juga untuk Titik Tengah Partnership yang mengundang para blogger perempuan di kota Semarang untuk mengikuti workshop ini. Terimakasih juga untuk ibu Alfa Yuniar yang sudah berbagi ilmu tentang cara membuat dompet koin dari sampah kardus susu dan dengan telaten membimbing para peserta workshop yang kebingungan saat proses pembuatan dompet koin ini.

16 komentar:

  1. Sekarang masih imut imut, nanti kalo udah jadi ibu-ibu ilmunya udah banyak krn ditabung dari sekarang :)

    BalasHapus
  2. Bisa tuh Farida bikin yang banyak agar sampahnya makin berkah. Sampah berkurang jadi duit yang banyak fammfan berkah, aamiin

    BalasHapus
  3. Asyik dompet baru. Sekarang kalau lihat kardus bekas jadi punya ide buat dibikin yang lebih bermanfaat ya, Farida :) hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak Elma, yuk membuat dompet koin lagi dari kardus bekas susu.

      Hapus
  4. Wah ini baru kreatif, mengurangi polusi dan peduli lingkungan

    BalasHapus
  5. Wah cantik-cantik ya hasil karyanya... bikin mupeng pengen bikin juga :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo mbak Dani, bikin dompet koin yang cantik yok.

      Hapus
  6. Aah jadi pengen ngumpulin kardus2 susu anakku trus bikin dompet yang lebih gede ih

    BalasHapus
  7. Luar biasa dapat ilmu yg bermanfaat banget. Alternatif mengurangi limbah sampah dan bisa jadi penghasilan juga.

    BalasHapus
  8. Wah keren banget yah... Aku pengen banget bisa bikin biar sampah dirumah juga jadi berkah

    BalasHapus

  9. disini juga ada. namanya bank sampah, ada banyak kreasi tas, dll dari sampaj plastik.
    sukses ya da.. keren!

    BalasHapus
  10. Keren mbak.. ga nyangka dompet sebagus itu terbuat dari bahan-bahan sederhana <3

    BalasHapus