Kamis, Maret 29, 2018

Happy Factory Tour with Herborist Beauty by Nature

Edit Posted by with 4 comments
Pic by Farida Asadi

Happy factory tour? Ah, masa sih iya ada happy factory tour. Factory tour ya biasanya cuma itu-itu saja. Kecuali factory tour ke pabrik makanan dan minuman itu pasti kayaknya asik. Tapi, sampai saat ini saya belum pernah factory tour ke pabrik makanan atau minuman. Semoga saja sebentar lagi saya bisa ikut factory tour ke pabrik makanan atau minuman.

Factory tour atau keliling pabrik ini biasa dilakukan oleh para pekerja baru dan saya sudah pernah beberapa kali mengikuti factory tour ke beberapa pabrik di kota Semarang seperti pabrik mebel dan pabrik garment. Nah, kalau biasanya setelah factory tour saya langsung bekerja pada area produksi. Maka kali ini saya ingin bercerita pengalaman saya mengenai happy factory with Herborist beauty by nature yang membuat saya hepi dan punya pengalaman yang asik dong tentunya.
Sambutan Untuk Komunitas Blogger Gandjel Rel Semarang
Pada tanggal 23 Januari 2018, saya melakukan factory tour ke PT Victoria Care Indonesia bersama dengan para anggota komunitas Blogger Gandjel Rel. Nah, untuk menuju PT Victoria Care Indonesia akan dijemput oleh bus yang sudah disediakan oleh pabrik untuk antar jemput para peserta factory tour. Berhubung kota Kendal lebih dekat dengan PT Victoria Care Indonesia, jadinya saya memutuskan untuk naik motor untuk menuju pabriknya. FYI, PT Victoria Care Indonesia ini terletak di Kawasan Industri Candi Blok 5A/8 Ngaliyan Semarang - Indonesia.
Foto Bersama Patung Penari Bali
Pertama kali masuk area pabrik akan disambut dengan patung penari Bali. Nah, penari Bali ini adalah ikon khas dari produk Herborist. Jadi, jika kalian berkunjung ke PT Victoria Care Indonesia maka kalian akan merasa seperti sedang liburan di Bali. Enak tho??? Setelah itu, peserta factory tour berkumpul terlebih dahulu di depan pintu masuk kantor PT Victoria Care Indonesia serta diberi pengarahan dan apa saja yang akan dilakukan selama para peserta di PT Victoria Care Indonesia.
Foto di Kantor PT Victoria Care Indonesia

Foto Bersama Produk-Produk Victoria Care Indonesia

Kemudian para peserta wajib meletakkan tas dan barang bawaan di lemari yang sudah disediakan. Untuk memasuki area produksi, setiap peserta tidak diperbolehkan membawa handphone. Hal ini mengingatkan saya selama menjadi kuli pabrik yang tidak boleh membawa dan mengoperasikan handphone selama melakukan proses produksi. Ya begitulah nasib para kaum kuli pabrik seperti saya dulu.

Setelah itu, para peserta diwajibkan mengenakan seragam berwarna putih, topi, masker dan sepatu dari bahan plastik yang sudah disediakan oleh pihak pabrik. Kemudian para peserta masuk ke area laboratorium. Di area laboratorium ini adalah tempat dilakukannya penelitian produk Herborist dan yang lainnya sebelum diproduksi dan dipasarkan. Pembimbing factory tour mengatakan, kalau setiap sabun itu memiliki komposisi yang berbeda-beda dan jangan memakai sembarang sabun. Misalnya saja memakai sabun mandi untuk membasuh area kewanitaan. Itu salah ya, sebab sabun memiliki ph yang berbeda sesuai kegunaannya masing-masing. Setelah berkunjung ke laboratoriumnya, saya jadi makin banyak tahu seputar sabun dan saya jadi makin yakin dan tidak ragu lagi menggunakan produk Herborist karena sebelum sampai ke tangan konsumen telah diteliti terlebih dahulu di laboratorium tersebut.

Selanjutnya adalah para peserta masuk ke area produksi mulai dari awal sampai akhir proses pembuatan sabun, shampoo, parfum dan yang lainnya. Tak ketinggalan juga, para peserta masuk ke area gudang PT Victoria Care Indonesia. Pokoknya, lengkap banget deh. Rasanya rugi kalau sudah ke Semarang tapi belum pernah ke PT Victoria Care Indonesia ini.

Acaranya tidak berhenti hanya pada factory tour saja. Acara selanjutnya adalah masuk ke ruangan khusus yang bernuansa hijau dan di situ seperti museum karena ada banyak topeng dan wayang. Indonesia banget kan? Setelah masuk ruangan, para peserta bisa mengambil minuman berupa air putih dan camilan pangsit serta keripik singkong. Setelah capek keliling pabrik, kita bisa ngemil dan minum lho. Asik banget kan?
Demo Product Herborist
Di sela-sela acara ngemil tersebut, para peserta menonton video tentang daun sirih dan manfaatnya sejak jaman dulu nenek moyang kita di Indonesia ini. Kalian akan tahu apa saja manfaat daun sirih. Tambah pinter kan? Setelah itu, pak Widi yang merupakan perwakilan dari PT Victoria Care Indonesia mengajak para peserta untuk melakukan senam otak sambil mengikuti irama musik. Seru sih musiknya asik, tapi apa daya saya agak kerepotan saat melakukan senam otak dengan menggerakkan jari tangan ke kanan dan kiri. Tapi, semua peserta having fun dengan senam otak tersebut.

Sambil masih menikmati minuman dan camilan tadi. Para peserta diajak menyimak demo product dari Herborist. Ternyata Herborist adalah salah satu brand yang dimiliki oleh PT Victoria Care Indonesia. Demo produk diawali dengan perkenalan dari mbak Cantik yang mengisi acara demo poduct dan ada satu peserta yang maju ke depan untuk mencoba tester produk. Setelah itu ada banyak produk yang dicoba seperti minyak zaitun, body butter, lulur dan masih banyak lagi . Setelah itu para peserta masuk ke outlet Omah Herborist yang ternyata bersebelahan dengan ruangan bernuansa hijau tersebut.

Paket Hemat Herborist Zaitun Series
Sabun Mandi Berbentuk Buah
Saya takjub dan kaget ketika melihat produk-produk yang berjajar rapi. Ada minyak zaitun, sabun mandi, lilin aromatherapy, parfum, hand body, lulur dan masih banyak lagi. Saya paling suka dengan produk Herborist yang berupa sabun mandi batangan yang berbentuk buah-buahan seperti pisang, jeruk, mangga, anggur dan belimbing. Sebelum kalian membeli produknya, kalian bisa mencoba dulu testernya. Jadi setelah membeli nanti kalian nggak akan kecewa kan karena tadi sudah mencoba testernya.
Asiknya Para Anggota Komunitas Blogger Gandjel Rel Semarang Saat Berbelanja di Outlet Omah Herborist
Setelah berkeliling ke sana ke mari, akhirnya saya memutuskan untuk membeli Herborist Aromatherapy Roll On Lavender dan Herborist Calming Lavender Bath Salt. Setelah membayar di kasir. Saya menyempatkan waktu untuk tester parfum yang wangi sekali waktu. Jadi, ada banyak keuntungan saat berkunjung ke Omah Herborist. Jadi makin banyak tahu dan banyak ilmu, jadi makin wangi karena bisa mencoba parfumnya terlebih dahulu sebelum membeli. Dan tentunya saya merasa senang karena bisa meet up lagi dengan para anggota komunitas blogger Gandjel Rel. Kalian ingin seperti saya juga berkunjung ke Omah Herborist? Caranya cukup mudah. Minimal ada 30-35 orang untuk bisa melakukan kunjungan ke Omah Herborist dengan menaiki bus yang sudah disediakan. Terkadang dikenakan biaya Rp.30.000. yang bisa ditukar dengan produk Herborist. Asik banget kan? Yuk ajak tetangga, teman arisan, keluarga, teman sekolah atau teman komunitas untuk berkunjung ke Omah Herborist.
Foto Bersama Komunitas Blogger Gandjel Rel Semarang, Pic by Rahmi Aziza

Minggu, Maret 25, 2018

Workshop Daur Ulang Sampah Rumah Tangga Bersama Alfamart

Edit Posted by with 22 comments
Pic by Farida Asadi
Pernah nggak sih sobat membayangkan kalau lama kelamaan dan semakin lama sampah makin menumpuk saja setiap hari. Lalu kalau sudah begitu pasti kita akan berusaha bagaimana agar sampah tersebut bisa dikelola dengan baik dan tentunya memberikan manfaat. Kemudian saya berfikir kalau saya ingin memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan membawa berkah.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Gift Box Handmade (@alfa_yuniar) pada

Harapan saya untuk memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan membawa berkah tersebut tercapai setelah diadakannya workshop women blogger movement yaitu mendaur ulang sampah rumah tangga menjadi barang yang bisa dimanfaatkan. Acara workshop ini digelar atas kerjasama Alfamart, Titik Tengah Partnership & LAQUINNA Creative Handmade dalam rangka memperingati hari perempuan internasional sekaligus memperingati hari air dan bumi.
Pic by Farida Asadi
Workshop ini digelar di All Stay Hotel Semarang pada hari Kamis tanggal 22 Maret 2018, mulai pukul 09.00 - 12.00 WIB. Mbak Nia Nurdiansyah selaku founder Titik Tengah Partnership mengatakan, program workshop ini merupakan yang pertama diselenggarakan bersama Alfamart, semoga program ini bisa menginspirasi banyak orang dan lingkungan bisa lebih sehat dengan memanfaatkan barang bekas menjadi barang serba guna seperti ini. Workshop ini dikhusukan untuk para blogger perempuan di kota Semarang dan sekitarnya. Sehingga workshop ini dihadiri oleh 25 blogger perempuan yang berdomisili di kota Semarang dan sekitarnya. Pukul 09.00 WIB, para peserta workshop sudah hadir di All Stay Hotel tepatnya di lantai 8.
Bu Alfa sedang mengarahkan dan membimbing para women blogger untuk membuat dompet koin
Acaranya meriah dan tidak membosankan karena dipandu MC yang kece badai yaitu mbak Ira Sulistiana atau yang akrab dipanggil dengan nama Isul. Acara yang pertama diawali dengan sambutan dari pihak Alfamart yang diwakili oleh Mas Eko perwakilan dari Alfamart. Setelah itu adalah acara perkenalan dengan ibu Alfa Yuniar. Siapa sih ibu Alfa Yuniar? Ibu Alfa Yuniar adalah seorang womenpreneur sekaligus owner dari LAQUINNA Creative Handmade yang menjual aneka macam kerajinan dari sampah yang bisa didaur ulang seperti dompet koin, keranjang dan yang lainnya.
alat dan bahan untuk membuat dompet koin
Selanjutnya adalah pembagian alat dan bahan yang akan digunakan untuk mendaur ulang sampah rumah tangga menjadi sesuatu yang berharga. Ternyata kami akan membuat dompet koin yang berbahan dasar kardus bekas kemasan susu. Awalnya saya bingung ketika semua peserta diberi alat dan bahannya. Alat & Bahan tersebut yaitu kuas lem, kain katun, kardus bekas yang sudah dipotong, lem kayu berwarna putih dan kuning serta kancing magnet. Saya dan para peserta lainnya merasa bingung, cara buatnya gimana ya kok sepertinya susah. Kemudian, bu Alfa memberikan pengarahan yang jelas dan detail mengenai proses pembuatan dompet tersebut.
coffe break di All Stay Hotel Semarang

Ibu Alfa Yuniar dengan sabar memberikan pengarahan dan membantu para blogger yang kebingungan saat membuat dompet termasuk saya yang ternyata saya salah saat melalukan proses pengeleman kain dan kardusnya. Setelah itu saya rapikan, kemudian saya ubah lagi dan ternyata berhasil dan saya tidak melakukan kesalahan saat proses pengeleman dompet. Nah, di sela-sela bu Alfa dan para peserta workshop sedang membuat dompet koin ini. Semua peserta workshop istirahat sejenak sambil menikmati secangkir teh dan kue di All Stay Hotel Semarang.
Pic by Farida Asadi
Setelah itu, kami para peserta workshop melanjutkan proses pembuatan koin tadi sampai selesai dan ternyata susah-susah gampang membuat dompet koin yang cantik dan lucu ini. Dompet koin hasil karya saya kurang rapi tapi tak apalah yang penting saya sudah tahu bagaimana cara membuatnya. Siapa tahu kan di lain hari saya ingin membuat dompet koin dari kardus bekas seperti ini.
dompet koin karya women blogger Semarang

Acaranya makin seru saat mbak Noor Fitriana M Zain dari Pekalongan yang mendapatkan hadiah bingkisan kecil dari bu Alfa karena masuk kategori peserta terjauh. Ada juga mbak OLa yang berani maju ke depan bercerita tentang sedikit pengalamannya seputar tempat belanja favorit dan kemudian juga mendapat hadiah bingkisan kecil dari bu Alfa.
antusiasme para women blogger Semarang saat mengikuti workshop daur ulang sampah rumah tangga

Kemudian setelah semua peserta workshop sudah selesai membuat dompet, maka acaranya telah selesai dan ditutup dengan acara foto bersama sambil membawa dompet koin karya peserta masing-masing. Lalu kesan dan pesan saya selama mengikuti workshop mendaur ulang sampah rumah tangga ini bagaimana? Saya merasa senang karena bisa berjumpa kembali dengan para blogger perempuan di kota Semarang dan akhirnya saya bisa berjumpa dengan mbak Nyi Penengah Dewanti setelah sekian lama saya ingin bertemu tapi belum kesampaian juga padahal saya dan mbak Nyi masih tinggal di kota yang sama yaitu kota Kendal.

Tak hanya itu saja, saya juga merasa senang karena workshop ini bermanfaat sekali untuk para perempuan agar masalah sampah bisa cepat teratasi dan tentunya bisa menjadi berkah. Kalau semua sampah kotak susu di area kota Semarang dan sekitarnya dibuat menjadi dompet koin seperti ini maka kota Semarang dan sekitarnya akan bersih dari sampah kardus kotak susu. Bisa jadi, setelah workshop ini akan ada womenpreneur yang membuat dompet koin dari kardus bekas untuk dijadikan souvenir pernikahan atau yang lainnya. Ternyata sampah yang kini selalu menjadi masalah ternyata bisa membawa berkah.
Pic by Farida Asadi
Terimkasih banyak saya ucapkan kepada Alfamart yang sudah mengadakan workshop mendaur ulang sampah rumah tangga dan memberikan goodie bag yang berisi barang-barang yang sangat bermanfaat bagi para kaum ibu-ibu . Walaupun saya belum menjadi ibu-ibu, tapi saya senang karena barang tersebut sempat menjadi incaran saya saat berbelanja di Alfamart. Duh, jadi pengen belanja  ke Alfamart lagi setelah acara workshop ini. Tak lupa juga untuk Titik Tengah Partnership yang mengundang para blogger perempuan di kota Semarang untuk mengikuti workshop ini. Terimakasih juga untuk ibu Alfa Yuniar yang sudah berbagi ilmu tentang cara membuat dompet koin dari sampah kardus susu dan dengan telaten membimbing para peserta workshop yang kebingungan saat proses pembuatan dompet koin ini.

Rabu, Maret 21, 2018

3 Barang Idaman Agar Impian Menjadi Booktuber Bisa Segera Terwujudkan

Edit Posted by with 12 comments
Pic by Pexel, edited by Farida Asadi

Awal mula hobi membaca buku cerita hingga akhirnya saya hobi membaca novel yang biasanya adalah novel yang bergenre asmara, cinta atau romance. Membaca novel bukan hanya sekedar membuat saya mengikuti alur jalan cerita yang ada, bukan juga sekedar sebagai hiburan disaat bosan melanda. Lebih dari sekedar itu, ada banyak manfaat dari hobi membaca novel seperti dapat informasi mengenai suatu kota atau suatu tempat di belahan bumi tertentu.

Pernahkah sobat membaca  novel My Bittersweet Marriage karya Ika Vihara yang berlatar di Denmark? Saya membaca novel tersebut setahun yang lalu dan saya mendapatkan info banyak tentang Denmark. Ada juga novel Critical Eleven karya Ika Natassa yang berlatar di New York. Tidak ketinggalan pula, novel Surga Yang Tak Dirindukan 2 karya Asma Nadia yang berlatar di Budapest, Hungaria.

Sudah berapa banyak novel yang sudah saya baca? Mungkin karena sudah terlalu banyak dan saya tidak pernah menghitung berapa jumlah novel-novel yang saya baca jadi saya tidak tahu sudah ada berapa jumlah novel yang sudah saya baca. Nah, berawal dari keinginan ingin mengabadikan cerita dan opini mengenai novel yang saya sudah saya baca, maka mulai setahun yang lalu setelah membaca novel maka saya juga menulis review novel tersebut di blog pribadi saya. Tapi, terkadang saya merasa bosan ketika saya hanya bisa menulis review novel di blog pribadi saya saja. Saya ingin hal yang lain misalnya membuat video mengenai review novel, opini tentang novel yang sudah dibaca dan kesan pesan setelah saya membaca novel.

1. Smartphone

Jaman sekarang berbeda sekali dengan jaman dahulu. Jaman sekarang setiap orang pasti punya smartphone bahkan lebih dari satu. Bahkan anak-anak pun juga sudah mempunyai smartphone di jaman sekarang ini. Nah, agar impian saya bisa segera terwujudkan saya harus punya smartphone lagi yang tentunya  canggih & memiliki fitur yang lebih lengkap yang bisa mendukung saya dalam membuat konten video untuk menjadi seorang Booktuber.

2. Selfie Stick
Pic by Pexel

Masih adakah yang bingung apa itu selfie stick? Sekedar informasi, kalau di daerah saya disebut juga tongsis (tongkat narsis). Lalu apa hubungannya menjadi seorang Booktuber dengan tongsis? Tentu saja hal tersebut berkaitan karena tongsis bisa membantu dalam pembuatan konten video untuk menjadi seorang Booktuber. Kapan saja dan dimana saja kita bisa menggunakan tongsis agar mempermudah kita dalam proses pembuatan konten video.

3. Laptop

Menjadi seorang Booktuber kenapa harus mempunyai laptop? Ada banyak alasan kenapa seorang Booktuber harus mempunyai laptop salah satunya adalah kita bisa mengedit konten video terlebih dahulu menggunakan laptop agar kualitas video kita lebih menarik sehingga para penonton bisa menangkap hal apa yang disampaikan oleh seorang Booktuber.

Itulah 3 barang idaman agar impian menjadi seorang Booktuber bisa segera terwujudkan. Berhubung tahun lalu saya belanja novel melalui aplikasi Shopee, maka semoga tahun ini saya bisa berbelanja 3 barang idaman saya tersebut melalui aplikasi Shopee agar impian menjadi seorang Booktuber bisa segera terwujudkan. Bagaimana dengan kalian sobat? Apakah sobat mempunyai barang idaman juga seperti saya agar satu impian bisa segera terwujudkan?

Minggu, Maret 18, 2018

Bersama Unsyiah Library, Mari Menggali Inspirasi & Motivasi

Edit Posted by with 17 comments
Pic by Perpustakaan Unsyiah, edited by Farida Asadi

Hai sobat, dalam benak sobat apa saja sih alasan sobat untuk pergi ke perpustakaan? Tentu saja untuk membaca dan meminjam buku. Tapi, di kota saya masih minim sekali minat baca bagi para anak-anak dan remaja. Padahal, dengan membaca kita bisa mendapatkan banyak ilmu.

Saat saya masih kelas 4 SD, saya pernah menjadi penjaga perpustakaan dan waktu itu juga diadakan lomba perpustakaan terbaik se-kecamatan. Walaupun pada akhirnya perpustakaan di sekolah saya tidak memenangkan lomba tersebut. Waktu itu buku yang paling saya suka untuk dibaca dan dipinjam adalah buku-buku dongeng, buku cerita rakyat, dan cerita anak. Buku dongeng, cerita anak, dan cerita rakyat yang waktu itu sering saya baca dan saya pinjam bahkan kadang saya juga membeli buku-buku tersebut.

Saat masih duduk di bangku SMP, saya juga lumayan rajin ke perpustakaan. Seminggu satu kali saya ke perpustakaan waktu itu. Entah itu untuk membaca koran terbaru dan membaca buku. Perpustakaan sekolah ini banyak aturannya dan kadang bikin bad mood. Contohnya saja cuma diperbolehkan dua buku saja setiap minggu. Di situ kadang saya merasa sedih karena kadang ada banyak tugas sekolah yang harus dikerjakan dan sumbernya harus dari buku karena waktu itu internet belum begitu hits di kota saya seperti sekarang ini.

Saat memasuki masa-masa SMK, saya jarang datang ke perpustakaan. Saya hanya ke perpustakaan kalau ada tugas saja dan kalau ada buku baru yang belum pernah saya baca. Ketika saya bekerja, saya jarang sekali membaca buku. Pernah waktu itu ada rekan kerja yang masih satu pabrik dan kalau di bus jemputan dia selalu membaca buku. Mulai waktu itu, saya jadi teringat hobi saya yang suka membaca buku cerita.

Tahun 2017, untuk pertama kalinya saya membeli novel dan hobi saya untuk membaca buku muncul kembali karena adik sepupu sering kali membeli novel terbaru dan akhirnya saya hobi membaca buku lagi terutama novel. Di tahun 2017 inilah saya sering ikut lomba resensi buku, giveaway berhadiah buku dan masih banyak lagi. Hingga akhirnya sering membaca buku lagi.

Beberapa waktu yang lalu, saya diajak adik sepupu untuk mencari buku. Awalnya saya kira ingin ke perpustakaan tapi ternyata di perpustakaan daerah di kota saya tidak ada buku tersebut. Di perpustakaan kampus di kampus adik saya juga tidak ada buku tersebut. Hingga pada akhirnya saya dan adik sepupu memutuskan untuk pergi ke toko buku di kota Semarang. Setelah muter-muter ke lima toko buku berbeda di kota Semarang akhirnya kami menemukan buku tersebut di toko buku terakhir yang kami kunjungi.

Semenjak hari itu, saya berfikir dan berangan-berangan. Andai saja kalau ada perpustakaan yang lengkap bukunya, nyaman tempatnya, kekinian, up to date dan tentunya buka saat malam hari dan saat weekend tiba. Berhubung saya aktif di sosial media untuk berjualan online maka akhirnya saya cari info di dunia maya tentang perpustakaan yang menjadi angan-angan dan impian saya. Tak disangka akhirnya saya menemukan perpustakaan Unsyiah. Perpustakaan Unsyiah cocok sekali dengan perpustakaan yang saya cari dan perpustakaan impian yang ingin saya kunjungi. Yeeeaaaay....Bahagia 😍 

UPT. Perpustakaan Unsyiah didirikan pada tahun 1970. Perpustakaan Unsyiah beralamat di Jalan T.Nyak Arief Kampus Unsyiah, Darussalam
Banda Aceh. Hingga sampai saat ini, perpustakaan Unsyiah telah mengalami perkembangan yang pesat. Perpustakaan Unsyiah memiliki struktur organisasi yang baik dan tertata rapi. Hal ini membuat saya kagum karena biasanya struktur organisasi perpustakaan belum terstruktur dengan rapi.
Pic by Perpustakaan Unsyiah
Perpustakaan Unsyiah memiliki berbagai macam koleksi buku. Namun tak hanya buku saja ada juga koleksi lainnya seperti jurnal, laporan akhir, skripsi, tesis, disertasi, majalah, buku referensi, laporan penelitian, CD-ROM dan dokumentasi. Koleksi-koleksi yang ada di perpustakaan Unsyiah Perpustakaan Unsyiah berjumlah 75.114 judul atau 136.925 eksemplar. Istimewa sekali kan? Ada banyak koleksi buku sehingga para mahasiswa dan mahasiswi Unsyiah tidak akan kesulitan untuk mencari buku yang dicari karena perpustakaan Unsyiah memiliki berbagai macam koleksi.
Pic by Perpustakaan Unsyiah

Yang menurut saya istimewa dari perpustakaan Unsyiah adalah perpustakaan Unsyiah buka saat sore hari, malam hari dan saat weekend tiba. Menurut saya hal tersebut sangat bermanfaat bagi para mahasiswa yang bisa kapan saja untuk membaca dan meminjam buku di perpustakaan Unsyiah tanpa kendala waktu. Selain itu, hal tersebut juga merupakan hal positif agar para mahasiswa dan mahasiswi Unsyiah bisa menghabiskan waktu liburan dan saat malam minggu tiba dengan membaca buku agar menambah ilmu. Hal positif dong tentunya karena para mahasiswa dan mahasiswi Unsyiah bisa terhindar dari kegiatan yang tidak bermanfaat. Nah, kalau berkunjung ke perpustakaan Unsyiah pastinya para mahasiswa dan mahasiswi Unsyiah bisa menghabiskan waktunya dengan kegiatan yang bermanfaat.

Perpustakaan Unsyiah juga memiliki visi dan misi yang jelas agar perpustakaan Unsyiah selalu berkembang dan menjadi perpustakaan terbaik sehingga selalu menumbuhkan minat baca mahasiswa dan mahasiswinya. Ingin tahu apa saja visi dan misi perpustakaan Unsyiah? Berikut saya jabarkan visi dan misi perpustakaan Unsyiah.

VISI :
MENJADI PUSAT INFORMASI ILMIAH TERKEMUKA DAN BERDAYA SAING DI ASIA TENGGARA PADA TAHUN 2018

MISI :
MENYEDIAKAN KEBUTUHAN KOLEKSI YANG RELEVAN DENGAN KEBUTUHAN PEMUSTAKA

MENGEMBANGKAN PUSAT REPOSITORY LOKAL KONTEN (DEPOSIT) YANG OPEN AKSES

MENYELENGGARAKAN PELAYANAN PRIMA YANG MEMENUHI STANDAR PELAYANAN MINIMUM

MENGEMBANGKAN SISTEM OTOMASI PERPUSTAKAAN YANG STANDAR

MENGEMBANGKAN KOMPENTENSI KEPUSTAKAWAN MENUJU SERTIFIKASI PROFESI

MENGEMBANGKAN TOTAL QUALITY MANAJEMEN DALAM PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN YANG TERAKREDITASI

Jika perpustakaan umumnya memiliki tempat yang tidak nyaman dan tercium bau kaos kaki dari para pengunjungnya. Kadang hal sepele seperti itu bisa menyebabkan seseorang enggan untuk berkunjung ke perpustakaan. Namun, jika kalian berkunjung ke perpustakaan Unsyiah maka kalian akan menemukan perpustakaan dengan suasana dan nuansa yang berbeda. Perpustakaan Unsyiah dilengkapi dengan kedai kopi sehingga kalian tidak akan bosan, jenuh dan kehausan saat ke perpustakaan Unsyiah. Saat ke perpustakaan Unsyiah kalian bisa membaca dan meminjam buku serta bisa menikmati minuman kopi. Sensasinya beda kan? Baca buku, nambah ilmu dan bisa juga menikmati asiknya ngopi bersama teman-teman.

Pada tahun 2017, perpustakaan Unsyiah menyelenggarakan acara yang seru dan bertabur hadiah. Nah, tahun ini perpustakaan Unsyiah kembali menggelar acara tersebut yaitu Unsyiah Library Fiesta 2018. Ada banyak rangkaian acara dan lomba yang digelar seperti pemilihan duta baca Unsyiah, shelving contest (kontes menata buku dengan rapi dan sesuai aturan), lomba fotografi, lomba vlog, lomba blog, lomba mendongeng, lomba membaca cepat (speedreading), lomba resensi buku, lomba musikalisasi puisi, accoustic competition dan Expo Unsyiah Library Fiesta. Kalian suka ikut lomba agar mendapat inspirasi, motivasi dan hadiah? Jangan lupa untuk mengikuti serunya serangkaian acara Unsyiah Library Fiesta 2018.

Setiap hari saya selalu ingin belajar dan mendapatkan ilmu baru. Namun, sampai saat ini saya hanya lulusan SMK. Sebenarnya saya ingin kuliah, dan saya dapat inspirasi dan motivasi dari perpustakaan Unsyiah untuk bisa kuliah. Tapi, saya ingin menimba ilmu di luar pulau Jawa dan sepertinya provinsi Aceh adalah salah satu provinsi yang ingin saya kunjungi untuk menimba ilmu. Kenapa demikian? Karena saya ingin berkunjung ke perpustakaan Unsyiah yang nuansa dan suasananya berbeda dari perpustakaan yang lain. Semoga harapan dan impian saya bukan hanya sekedar angan-angan belaka. Semoga saya bisa segera merealisasikan impian saya tersebut.

Agar impian saya bisa segera terwujudkan dan terealisasikan, saya harus rajin menabung. Karena saya tidak lagi bekerja sebagai kuli pabrik, maka saya harus rajin promosi jualan online yang saya tekuni selama 2 bulan ini. Sembari berjualan online, saya juga menyebarkan semangat membaca kepada rekan-rekan saya. Hasilnya, para teman-teman sering juga meminjam novel-novel yang saya punya. Saya senang ketika ada teman yang hobinya sama dengan saya. Walaupun bacaan favorit saya adalah novel fiksi, tapi banyak juga kok ilmu yang saya dapatkan.
πŸ’•Identitas BukuπŸ’• Judul : Marry My CEO Penulis : @fanie_depurple Penerbit : @elexmedia Tahun Terbit : Cetakan Pertama,2017 ISBN : 978-602-02-9959-4 Jumlah Halaman : 386 Halaman Harga : Rp.69.800 Rating : ♡♡♡♡ πŸ’•Sinopsis πŸ’• Jika aku menikah nanti, aku ingin pernikahan yang didasari oleh cinta. Tapi, pria yang menolongku kemarin, seseorang yang baru saja kukenal itu, tiba-tiba mengajak untuk menikah. Ya … aku pasti menolak ajakan pria itu. Apa-apaan ini? Bukan pernikahan seperti ini yang aku inginkan. Tapi, entah apa alasannya, pria itu terus memaksaku. Dia melakukan segala hal, membuatku mengubah prinsip yang sudah kupegang seumur hidup. Aku tidak bisa lari. Bahkan saat pikiranku meneriakiku untuk lari, aku tidak bisa. Tubuhku mengikuti kata hatiku. Hatiku yang sudah mengikatkan diriku padanya. _Viona Adara Kaili Penasaran ingin baca novelnya? Sebelum baca novelnya baca dulu yuk review saya yang ala kadarnya. Baca selengkapnya : Menikah Bukan Karena Paksaan Atau Ancaman || Marry My CEO - Fanie Depurple http://sitifaridah1996.blogspot.co.id/2017/10/menikah-bukan-karena-paksaan-atau.html?m=1 #WattpadNovel #MarryMyCeo #BookReview #FanieDepurple
Sebuah kiriman dibagikan oleh Siti Faridah (@sitifaridah43) pada

Selain menebarkan semangat membaca kepada rekan-rekan saya. Saya juga menebarkan semangat membaca melalui blog yaitu dengan cara membuat review buku dan novel yang saya baca. Banyak para pembaca blog saya suka karena dapat info terbaru mengenai novel karya penulis Indonesia mulai dari kelebihan dan kekurangannya. Para penulis yang novelnya saya review di blog juga seringkali mengucapkan terimakasih kepada saya karena sudah mereview novel-novel karya mereka. Hingga sampai saat ini sudah ada 20 review novel yang ada di blog saya. Saya menulis review buku dan novel karya penulis Indonesia. Kenapa demikian? Karena saya ingin para penulis Indonesia menjadi penulis yang karyanya dikenal dan diminati oleh seluruh warga Indonesia. Sebut saja penulis Indonesia yang karyanya telah menjadi buku best seller dan diangkat ke film layar lebar seperti Asma Nadia, Dee, Habiburrahman El Shirazy, dan masih banyak lagi. Saya ingin penulis Indonesia menjadi penulis yang dikenal dan karyanya selalu diingat oleh seluruh warga Indonesia.


Jika mengingat perpustakaan Unsyiah, saya selalu saja ingin menebarkan semangat membaca kepada siapa saja terutama orang-orang di sekitar saya. Contohnya, saya sering memberi kado berupa buku untuk teman saya yang menikah atau berulang tahun. Awalnya saya takut apabila kado berupa buku tersebut kurang disukai. Namun, saya tidak akan pernah akan tahu kalau saya tidak mencoba. Saya merasa senang ketika adik sepupu saya juga merasa senang ketika saya memberikan hadiah ulang tahun berupa buku.

Saya juga mendapat inspirasi dan motivasi dari perpustakaan Unsyiah yaitu untuk terus semangat membaca buku dan menebarkan semangat membaca kepada siapa saja. Saya punya impian untuk mendirikan taman bacaan di rumah saya. Berhubung belum ada modalnya, jadinya taman bacaan impian belum bisa terealisasikan. Semoga beberapa tahun ke depan, taman bacaan impian bisa saya wujudkan.

Selain selalu menebarkan semangat membaca kepada orang-orang di sekitar saya dan menjadi book reviewer. Saya terkadang kesulitan dalam masalah keuangan untuk membeli buku. Tapi, kesedihan saya sirna karena ada aplikasi yang bisa saya gunakan untuk membaca buku tanpa biaya sepeserpun sehingga saya tidak perlu khawatir jika kekurangan bahan buku bacaan. Aplikasi tersebut adalah UILIS mobile. Aplikasi berbasis android yang bisa didownload secara gratis melalui Google Play atau Apps Store. Aplikasi ini bisa kita gunakan untuk meminjam buku yang akan kita baca. Saya juga merekomendasikan UILIS mobile ini untuk orang-orang terdekat saya yang suka membaca buku namun terhalang faktor biaya terutama teman saya masih menimba ilmu di bangku perkuliahan. UILIS mobile menjadi solusi jitu agar kita tetap selalu bisa membaca buku.

Sebuah kiriman dibagikan oleh UPT. Perpustakaan Unsyiah (@upt_perpustakaan_unsyiah) pada

Itulah sedikit cerita saya ketika mendapatkan inspirasi dan motivasi dari perpustakaan Unsyiah yaitu untuk menimba ilmu, menjadi book reviewer, menjadi pembaca buku yang selalu haus ilmu, menjadi penyebar semangat membaca kepada siapa saja. Dan semoga impian saya untuk mendirikan taman bacaan bisa segera terealisasikan. Bagaimana dengan cerita kalian sobat?

Tulisan ini diikutsertakan dalam Blog Competition Unsyiah Fiesta Library 2018 dengan tema “To Motivate, To Inspire”

Referensi gambar & tulisan :

https://www.instagram.com/upt_perpustakaan_unsyiah/ [diakses pada tanggal 17 Maret 2018]

https://www.instagram.com/libricafe/ [diakses pada tanggal 17 Maret 2018]

http://library.unsyiah.ac.id [diakses pada tanggal 17 Maret 2018]

Rabu, Maret 14, 2018

NASLORGET SO GOOD, Menu Gizi Seimbang untuk Orang Tersayang

Edit Posted by with 32 comments
Pic by Farida Asadi

Hobi masak? Itu bukan hobi saya. Hobi saya sejak kecil sampai saat ini adalah membaca. Misalnya membaca berita terbaru, membaca novel dan membaca artikel para blogger favorit saya. Namun sebagai seorang perempuan saya juga harus belajar memasak walaupun hobi saya bukan memasak. Sejak saya kecil sampai tahun 2015, saya hanya membantu ibu memasak di dapur. Namun, saat tahun 2016 saya dihadapkan pada kenyataan bahwa saya harus bisa memasak karena ibu saya tidak memungkinkan lagi untuk memasak di dapur karena beliau sering sakit-sakitan dan bolak-balik rumah sakit.

Mulai saat itu saya sering memasak di dapur walaupun masakan saya ala kadarnya dan rasanya kurang enak karena sering mendapatkan komentar buruk dari kakak-kakak saya. Tapi saya tidak pernah putus asa. Pokoknya saya harus bisa masak walapun cuma ayam goreng dan sayur lodeh plus sambal tomat. Saat memasak dan menyiapkan makanan untuk keluarga tercinta, saya juga harus memperhatikan apakah makanan tersebut sudah memenuhi gizi 4 sehat 5 sempurna.

Terkadang saat kita makan kita hanya makan makanan yang hanya mengandung karbohidrat saja, kadang hanya mengandung serat saja dan kadang hanya mengandung protein saja. Lalu apakah itu sudah termasuk makanan gizi seimbang yang bisa membuat kita sehat dan tetap semangat? Lalu sudah tahukah sobat apa itu menu gizi seimbang? Menurut saya, menu gizi seimbang yaitu menu makanan yang memenuhi gizi seimbang yang meliputi nasi (karbohidrat), lauk (protein), sayur dan buah. Lalu bagaimana pendapat sobat mengenai apa itu menu gizi seimbang?
Pic by Farida Asadi

Beberapa hari yang lalu, saya melihat iklan di televisi mengenai Kemasan terbaru dari So Good. Dan saya tertarik dengan iklan tersebut dan saya ingat kata-kata berikut saat melihat iklan So Good di televisi "So Good Lebih Baik, Lebih Baik So Good". Mulai saat itu saya jadi teringat dengan camilan favorit saya dari jaman dulu masih SD sampai sekarang yaitu sosis So Good. Ketika saya masih duduk di bangku SD kelas 4 kira-kira saat tahun 2006, saya mulai suka dengan sosis So Good. Mulai saat itu, ibu saya jadi sering membelikan saya sosis So Good.


Selain sosis, saya ingin mencoba produk So Good yang lainnya seperti So Good ayam potong, So Good nugget ayam, So Good daging ayam berbumbu, So Good pangsit udang kuah, So Good bakso sapi kuah dan sosis ayam. Lalu setelah memilah dan memilih akhirnya saya membeli So Good nugget ayam. Kenapa sih sebenarnya saya membeli So Good nugget ayam? Pertama, karena saya belum pernah makan So Good nugget ayam karena yang sering saya makan adalah sosis So Good siap makan. Kedua, karena saya ingin berkreasi membuat masakan sederhana dan tentunya sudah masuk kategori makanan menu seimbang. Lalu apa nih resep masakan yang akan saya masak?

Menurut info yang saya dapatkan dari So Good, Menu Piring Gizi Seimbang itu terdiri dari makanan yang mengandung porsi 15% protein, 15% buah, 35% sayur, dan 35% sumber karbohidrat. Maka dari itu saya akan memasak dengan resep masakan sederhana namun  sudah memenuhi Menu Piring Gizi Seimbang. NASLORGET SO GOOD (Nasi, Sayur Kelor, & Nugget Ayam So Good). Nah, Menu Piring Gizi Seimbang itulah yang akan saya buat. Lalu apa saja bahan-bahannya dan bagaimana cara pembuatannya? Pertama, kita siapkan dulu bahannya.

Bahan :

1. Beras
2. Nugget Ayam So Good
3. Daun Kelor
4. Garam
5. Bawang Goreng
6. Air Secukupnya

Proses Memasak :

1. Pertama, kita harus menanak nasi terlebih dahulu. Sembari menunggu nasinya matang kita bisa melakukan proses selanjutnya.

2. Kedua, masak air sampai mendidih dan setelah mendidih masukkan sayur kelor yang sudah dipetik kecil dan dicuci. Tambahkan garam secukupnya dan tunggu sampai matang. Kalau sudah matang letakkan sayur daun kelor pada mangkok dan beri bawang goreng di atas sayur daun kelor tersebut.


3. Ketiga, kita buka dulu kemasan So Good nugget ayam yang kita ambil dari kulkas dan langsung goreng So Good nugget ayam tersebut ke minyak goreng panas dan tunggu sampai matang. Kalau sudah matang, angkat dan tiriskan.

4. Keempat Jika nasi sudah matang langsung saja cetak nasi dengan mangkok kecil dan letakkan pada piring yang akan dipakai. Setelah itu dalam piring tersebut tambahkan sayur daun kelor dan So Good nugget ayam yang sudah digoreng tadi. Tata dan atur piring agar terlihat menarik. Setelah itu, NASLORGET SO GOOD siap untuk dihidangkan.
NASLORGET SO GOOD, Pic by Farida Asadi

Itulah resep masakan sederhana yang saya buat untuk memenuhi menu makanan gizi seimbang keluarga saya. Lalu apa saja nih kandungan gizi yang terkandung dalam NASLORGET SO GOOD yang saya masak? Penasaran? Yuk mari disimak dulu tulisan di bawah ini,

1. Nasi putih

Nasi putih memang menjadi makanan sehari-hari di kampung saya karena sebagian warga di kampung saya adalah petani padi. Bicara tentang padi, saya menjadi teringat dengan masa kecil saya yang sering diajak ibu untuk mencari padi di sawah milik tetangga yang sedang panen. Kalau di kampung saya biasanya disebut "Thethek". Mulai saat itu saya sadar bahwa mencari sepiring nasi itu tak mudah dan butuh perjuangan.

Nasi putih merupakan sumber karbohidrat yang berguna untuk membuat kita bertenaga, memiliki energi dan kuat dalam menjalani hari. Mengapa saya memilih nasi putih? Karena nasi putih di kampung saya mudah didapat dan harganya lebih bersahabat dibandingkan nasi merah. Maka dari itu sobat, jangan lupa konsumsi nasi putih agar kita kuat dan bertenaga untuk menjalani segala aktivitas ya. Tapi ingat, jangan terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat karena bisa menyebabkan obesitas atau kegemukan.

2. Sayur Daun Kelor

Sebenarnya sayuran yang menjadi primadona di kampung saya adalah sayur Bayam. Namun, karena banjir yang sempat melanda beberapa waktu yang lalu akhirnya para warga di kampung saya gagal panen sayur Bayam dan kebun di belakang rumah saya pun tidak ditanami apa-apa karena efek cuaca dan banjir yang melanda.

Ketika ingin memasak sayur, saya jadi berfikir kalau tidak ada sayur Bayam, sayur daun Kelor pun jadi. Akhirnya saya memutuskan untuk mencari daun Kelor yang tumbuh dengan bebas pada pagar pembatas di kebun belakang rumah saya. Setelah mendapatkan satu ikat daun kelor sayapun langsung menuju ke rumah untuk memasak daun Kelor tersebut. Kenapa saya memilih daun Kelor sebagai sayur yang akan saya konsumsi? Karena saya bisa mendapatkan sayur daun Kelor ini secara gratis sehingga saya lebih hemat uang belanja. Selain itu, daun Kelor juga mempunyai banyak gizi yang bermanfaat untuk kita.
Pic by Farida Asadi

Daun Kelor (Moringa oleifera) bagus untuk kesehatan mata dan bisa juga untuk memperbaiki fungsi ginjal. Menurut info yang saya dapatkan dari Wikipedia Indonesia, badan kesehatan dunia WHO juga menyarankan daun Kelor untuk dikonsumsi batita dan anak-anak pada masa pertumbuhan. Sayur daun Kelor bisa dikonsumsi siapa saja. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, bahkan sampai orang lanjut usia. Daun Kelor mengandung 7 × Vitamin C lebih banyak dari buah Jeruk, 4 × Kalsium lebih banyak dari susu, 4 × Vitamin A lebih banyak dari Wortel, 2 × Protein lebih banyak dari susu, dan 3 × Potasium lebih banyak dari buah Pisang.

3. Buah Pisang

Buah Pisang adalah salah satu buah primadona di kampung saya karena hampir setiap warga memiliki pohon Pisang. Kebetulan kemarin ada tetangga yang sedang panen buah Pisang dan saya diberi buah Pisang tersebut. Buah Pisang memang bisa dimakan oleh siapa saja tanpa pandang bagi bayi, anak-anak, remaja, dewasa, ibu hamil bahkan sampai orang tua dan lansia. Buah Pisang mengandung beberapa gizi yang berguna untuk tubuh kita seperti Riboflavin, Mangan, Vitamin A, Vitamin B6, Niacin, Serat, Vitamin C, Kalium, Potasium, Folat & Magnesium.


4. Nugget Ayam So Good
Pic by Farida Asadi

Nugget ayam yang saya pilih adalah So Good Chicken Nugget Alphabet karena praktis dan sudah siap untuk dimasak. So Good Chicken Nugget Alphabet adalah nugget yang terbuat dari daging ayam dan dibalut dengan tepung roti yang renyah dan krispi. So Good Chicken Nugget Alphabet ini mengandung protein hewani dari daging ayam yang bermanfaat untuk tubuh kita. So Good Chicken Nugget Alphabet berbentuk huruf alphabet sehingga cocok sebagai camilan atau lauk untuk anak-anak, orang dewasa pun banyak juga yang mengkonsumsi So Good Chicken Nugget Alphabet ini. Selain sebagai camilan dan lauk pauk yang enak, So Good Chicken Nugget Alphabet ini juga bisa dijadikan media belajar untuk mengenalkan huruf alphabet kepada anak-anak. Packaging dari So Good Chicken Nugget ini menarik karena ada gambar huruf alphabet di atas piring yang berisi So Good Chicken Nugget Alphabet yang sudah digoreng. Packagingnya juga lengkap sekali dengan keterangan produknya seperti komposisi, cara memasak, dan tanggal kadalursa dari So Good Chicken Nugget Alphabet. Untuk tanggal kadaluarsa bisa dilihat di packaging bagian belakang.

So Good Chicken Nugget Alphabet ini diproduksi oleh PT Cahaya Gunung Foods Boyolali dan distribusikan oleh PT So Good Food Jakarta. Sebagai konsumen, kita tidak perlu khawatir karena So Good Chicken Nugget Alphabet ini aman untuk dikonsumsi karena sudah terdaftar pada BPOM RI MD 239711005303. Karena aman untuk dikonsumsi, maka kita sebagai pembeli tidak perlu ragu lagi untuk membeli So Good Chicken Nugget Alphabet ini. Untuk para muslim dan muslimah juga tidak usah khawatir lagi karena So Good Chicken Nugget Alphabet ini sudah berlogo Ψ­Ω„Ψ§Ω„‎ dari Majelis Ulama Indonesia LPPOM MUI No. 00010007850398.
Pic by Farida Asadi


Tekstur dari So Good Chicken Nugget Alphabet ini renyah dan krispi rasanya pun gurih. Lalu dimana kita bisa membeli So Good Chicken Nugget Alphabet ini? So Good Chicken Nugget Alphabet bisa dibeli secara online dan offline. Untuk pembelian secara online bisa dibeli melalui e-commerce terkemuka yang ada di Indonesia. Untuk pembelian secara offline bisa dibeli di minimarket terdekat. Lalu harganya berapa? Harganya pun sepadan dengan rasa dan kualitasnya. Harga dari So Good Chicken Nugget Alphabet harganya Rp.39.000. Isi dari So Good Chicken Nugget Alphabet yaitu 400 gram. Cara penyimpanannya juga mudah cukup simpan beku pada suhu kurang dari -18 derajat Celcius. Berikut ini saya tuliskan beberapa keunggulan dari So Good Chicken Nugget Alphabet yaitu,

πŸ’• Rasanya gurih, enak, renyah & krispi
πŸ’• Praktis & mudah dimasak
πŸ’• Aman dikonsumsi karena sudah terdaftar pada BPOM RI MD 239711005303
πŸ’• Sudah berlogo Ψ­Ω„Ψ§Ω„‎ dari Majelis Ulama Indonesia LPPOM MUI No. 00010007850398
πŸ’• Harganya sepadan dengan rasa dan kualitasnya
πŸ’• Mudah dibeli secara online & offline
πŸ’• Info packaging lengkap

Itulah resep masakan yang saya masak untuk memenuhi Menu Piring Gizi Seimbang yang saya buat untuk orang-orang tersayang yaitu keluarga saya tercinta. Bagaimana dengan kalian sobat? Yuk masak dan berkreasi dengan So Good !!!

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog Menu Piring Gizi Seimbang #BPNxSoGoodPiringGiziSeimbang

Kamis, Maret 08, 2018

Oriflame Opportunity Meeting Mini B'Tim Kendal

Edit Posted by with 10 comments
Banner ORIFLAME OPPORTUNITY MEETING MINI B'TIM KENDAL photo by Rhisma Shinta Dewi

Sebagai seorang perempuan, pastinya saya ingin selalu tampil cantik dalam setiap kesempatan. Entah itu saat akan ke acara kondangan atau jalan-jalan bareng mantan. Eeeh? Kok malah mantan? Ah sudahlah tidak usah memikirkan mantan, lebih baik memikirkan masa depan. Dulu sampai sekarang ini saya bukanlah perempuan yang pandai berdandan dan merawat wajah. Memakai sabun muka atau facial foam saja kalau saya ingat alias seingat saya saja. Kalau lupa ya pasti saya tidak cuci muka menggunakan facial foam. Uuuuuups....Hehehe.

Berawal dari melihat teman-teman yang selalu tampil cantik dan menarik itulah saya akhirnya ingin belajar dandan. Mulai saat itu saya belajar dandan dengan alat make up seadanya yang saya punya. Namun, lama kelamaan saya bosan hingga akhirnya saya ingin dapat ilmu tentang dunia kecantikan. Kemudian, untuk pertama kalinya saya mengikuti beauty class di Semilir Kendal bersama mbak Rhisma Shinta Dewi yang merupakan sarjana kebidanan yang berbisnis Oriflame dengan berpenghasilan 2o juta Rupiah per bulan. Keren banget ya mbak Rhisma ini 😍😍😍
Rhisma Shinta Dewi. Muda, cantik, sukses dan menginspirasi. Photo by Rhisma Shinta Dewi

Kemudian setelah itu saya masih ingin belajar tentang cara make up lagi dan waktu itu ada beauty class lagi di rumah adik sepupu. Beauty class yang kedua saya ikuti ini diisi oleh mbak Noni Hidayati. Mbak Noni Hidayati ini seorang ibu rumah tangga yang sudah mempunyai seorang putra dan merupakan owner dari Bakmi Djowo Ketapang-Kendal sekaligus pebisnis Oriflame dengan gaji kurang lebih 2 juta Rupiah setiap bulan. Kalau jalan-jalan ke kota Kendal jangan lupa mampir dulu ke Bakmi Djowo mbak Noni. Bakmi Djowo mbak Noni rasanya enak dan harganya terjangkau. Yang menjadi favorit saya di Bakmi Djowo mbak Noni adalah bakmi goreng karena lebih enak daripada bakmi kuah.

Beauty class yang ketiga yang saya ikuti adalah beauty class yang diadakan dalam rangka ulang tahun Gandjel Rel yang ketiga di Omah Herborist Semarang. Beauty class ini diisi oleh mbak Ika Puspita yang merupakan blogger dan make up artist. Yang paling membuat saya suka dengan acara beauty class ini bukan hanya sekedar tutorial make up saja. Namun saya merasa bahagia tak terkira karena bisa bertemu dengan para blogger perempuan dari kota Semarang yang merupakan anggota Gandjel Rel. Saya juga bahagia ketika bisa bertemu langsung dengan blogger favorit saya seperti mbak Rahmi Aziza, mbak Dewi Rieka, mbak Wuri Nugraeni dan mbak Uniek Kaswarganti.

Kemudian timbul keinginan untuk mengikuti beauty class lagi tapi inginnya dapat ilmu secara gratis dari beauty class tersebut soalnya kalau mau kursus atau mau kuliah tata kecantikan belum ada biayanya. Kabar baik datang ketika ternyata akan ada acara beauty class bersama make up artist dari kota Kendal tapi tiketnya lumayan mahal yaitu Rp.35.000. Karena tiketnya menurut saya mahal jadi memutuskan untuk tidak ikut saja.

Tiga hari sebelum beauty class tersebut dilaksankan. Adik sepupu kembali mengingatkan kalau ada beauty class bersama make up artist dari Kendal yang merupakan lulusan tata kecantikan Universitas Negeri Semarang. Akhirnya saya pun setuju karena ingin selalu belajar tentang dunia make up dan saya memutuskan untuk ikut acara beauty class tersebut walaupun harus membayar Rp.35.000. Sebenarnya itu bukan hanya acara beauty class saja. Sebenarnya itu adalah acara ORIFLAME OPPORTUNITY MEETING MINI B'TIM KENDAL. Lalu apa sih itu acara ORIFLAME OPPORTUNITY MEETING MINI B'TIM KENDAL? ORIFLAME OPPORTUNITY MEETING MINI B'TIM KENDAL adalah acara khusus untuk Rhisma's Team & yang bukan member Oriflame dan diadakan di hotel SAE INN Kendal pada hari Minggu tanggal 4 Maret 2018.


Sobat sudah tahu hotel SAE INN Kendal belum? Hotel SAE INN Kendal beralamat di Jalan Soekarno Hatta Kendal. Hotel ini merupakan hotel yang masih dalam kategori baru dan merupakan hotel mewah. Kenapa hotel SAE INN Kendal masuk kategori hotel baru? Karena waktu tahun 2011-2014 saat saya masih ESEMKA saya belum pernah melihat ada hotel SAE INN Kendal itu. Soalnya kan selama tiga tahun itu saya bolak-bolak Kertomulyo-Bugangin, jadi saya banyak tahu lah tentang kota Kendal karena memang sekolahnya di Kendal.
Foto di Photo Booth hotel SAE INN Kendal. Photo by Farida Asadi
Photo Booth di Hotel SAE INN Kendal. Photo by Farida Asadi
Foto Bersama Produk Skin Care Set Oriflame. Photo by Farida Asadi

Kesan pertama masuk hotel SAE INN Kendal adalah saya senang karena hotelnya nyaman dan kekinian. Di area paling bawah ada basement untuk tempat parkir. Selanjutnya adalah area lobby yang dilengkapi dengan kedai kopi kekinian yang cocok banget untuk ngopi cantik bareng teman dan kawan-kawan. Cocok juga untuk tempat nongkrong anak muda jaman now yang suka ngopi. Bisa ajak keluarga, adik, kakak, saudara, pacar, teman, mantan, atau gebetan untuk ngopi bareng. Lalu kapan nih si gebetan ngajak saya jadian terus ngopi cantik di hotel SAE INN Kendal? Xixixi....

Acara ORIFLAME OPPORTUNITY MEETING MINI B'TIM KENDAL ini dimulai pukul 10.00 WIB. Pukul 09.00 WIB saya ke rumah adik sepupu untuk minta di make over tapi akhirnya saya dandan sendiri ala kadarnya. Tapi walaupun dandan ala kadarnya make up nya tetap dong pakai produk Oriflame. Setelah dandan cantik akhirnya saya dan adik sepupu langsung menuju ke hotel SAE INN Kendal dengan mengendarai sepeda motor dan seperti biasa saya selalu boncengan dengan si adek. Big thanks for Rena Nasiatul Maula, adik sepupu tercinta yang selalu menemani saya dalam setiap suka maupun duka. Big hug big kiss big love kanggo sampeyan dek tuk 😍😍😍😘😘😘

Sebenarnya ada banyak kisah suka maupun duka yang saya alami bersama si adik sepupu saya ini. Walaupun adik sepupu tapi usianya lebih tua 3 tahun dari saya. Kalau saat ini saya berusia 21 tahun maka adik sepupu saya usianya 24 tahun. Jadi sebenarnya bukan seperti adik tapi sudah seperti saudara kandung perempuan saya. Tapi sayangnya saya tidak mempunyai saudara kandung perempuan. Walaupun begitu, saya dan adik sepupu pernah juga bertengkar masalah sepele. Tapi kemudian kami tidak saling membenci dan kami saling minta maaf dan baikan lagi. Saya jadi teringat waktu akan mengikuti UN ESEMKA tahun 2014. Waktu itu memang ibu dan kakak saya belum ada uang untuk membayar biaya UN. Untungnya ada si adik sepupu yang rela meminjamkan uang gajiannya agar saya tetap bisa ikut UN. Entah bagaimana jadinya kalau si adik tidak datang ke sekolah waktu itu untuk membayar biaya UN. Tidak hanya itu saja, namun si adik juga setia mengantar dan menemani saya waktu saya didiagnosa terkena penyakit batu ginjal. Dan setelah saya sembuh saya ngomong sama si adik kalau saya ingin jalan-jalan ke sana dan ke mana-mana. Adik sepupu saya inilah yang seringkali mengabulkan permintaan saya untuk jalan-jalan agar saya tidak bosan di rumah. Sebenarnya ada banyak tempat yang pernah dikunjungi oleh saya dan si adik. Tapi saya paling senang ketika si adik mengabulkan permintaan saya untuk ke Kampung Pelangi Semarang. Sebelum ke Kampung Pelangi, si adik dan teman-teman kampusnya ada acara di Tembalang dan saya ditraktir bakmi pelangi. Duh, seneng pokoknya kalau jalan-jalan sama si adik karena nggak bakal kelaparan.

Adik sepupu saya inilah yang mengajak saya untuk bergabung menjadi member Oriflame. Awalnya saya ragu tapi karena motivasi saya bergabung adalah karena saya ingin tampil cantik dan ingin menjadi beauty reviewer maka saya tidak menyesal bergabung dengan Oriflame.

Terimakasih banyak alias matur suwun sanget buat adik sepupu saya Rena Nasiatul Maula yang selalu memberikan semangat dan motivasi untuk terus maju agar masa depan lebih baik. Semoga saya dan adik saya bisa sukses bersama Oriflame. Semoga si adik lancar kuliahnya dan segera mendapat gelar S, Psi. serta dapat naik jabatan di tempat kerja yang baru.
Para Peserta ORIFLAME OPPORTUNITY MEETING MINI B'TIM KENDAL. Photo by Rhisma Shinta Dewi

Pukul 09.45 WIB, saya dan si adik sampai di hotel SAE INN dan langsung menuju ke lantai 1. Acara ORIFLAME OPPORTUNITY MEETING MINI B'TIM KENDAL ini digelar di lantai 1 dan setelah saya sampai di lantai 1 saya disambut dengan mbak Monah yang bertugas membagikan goodie bag dan sekaligus mendata para peserta ORIFLAME OPPORTUNITY MEETING MINI B'TIM KENDAL yang hadir.

Setelah masuk ke ruangan lantai 1 saya disambut dengan suasana yang istimewa karena ada banyak produk Oriflame yang dipajang. Ada juga booth photo jadi bisa selfi-selfi cantik dulu sebelum acara dimulai. Tapi di lantai 1 ini ruangannya dingin dan saya takut kalau anyang-anyangan tiba-tiba menyerang saya. Untungnya saya sudah mempunyai strategi jitu untuk mencegah anyang-anyangan yaitu selalu sedia Prive Uri-Cran saat akan melakukan perjalanan atau saat ada acara penting.

Setelah selesai berselfie dan berwefie ria di booth photo hotel SAE INN Kendal. Selanjutnya saya memilih kursi duduk paling depan agar saya bisa menyimak secara lebih detail segala susunan acara ORIFLAME OPPORTUNITY MEETING MINI B'TIM KENDAL. Pukul 10.00 WIB acara dimulai dengan dipandu MC mbak Adah yang merupakan seorang guru TK yang masih berkuliah juga dan berbisnis Oriflame dengan gaji 7 juta Rupiah per bulan. Mbak Adah ini yang meramaikan suasana dan membuat para Oriflamers yang hadir makin semangat. Saya kagum sekali dengan mbak Adah karena usianya sama dengan saya yaitu 21 tahun tapi sudah bisa mendapat gaji 7 juta Rupiah per bulan dari bisnis Oriflame. Semoga saya bisa sukses bersama Oriflame seperti mbak Adah ini.
Musayadah. Pembawa Acara yang energik, cantik, sukses dan menginspirasi. Photo by Farida Asadi

Acara pertama adalah drama anak muda yang diperankan oleh mbak Pipit Salindri sebagai tokoh utama. Drama tersebut mengisahkan tentang anak muda galau yang belum bisa move on dari mantan pacar. Karena itulah anak muda tersebut menggunakan sosial media untuk stalking mantan. Hayo ngaku sobat, apakah sobat juga menggunakan sosial media untuk stalking mantan? Stalking akun sosial media mantan itu hanya membuang waktu dan malah membuat nyesek dan sakit di dada. Nah, daripada buang waktu tidak jelas dan malah menimbulkan rasa sakit yang berkepanjangan. Mendingan yuk menggunakan sosial media untuk hal yang positif seperti untuk berbisnis Oriflame misalnya. Buat sobat yang belum menjadi member Oriflame dan ingin jadi member Oriflame bisa chat saya langsung melalui pesan WhatsApp ke 089699892929.

Selanjutnya adalah penghargaan bagi para Oriflamers yang naik level. Setelah itu ada games dan kejutan hadiah mulai dari dresscode terbaik. Oh ya, sampai lupa nih. Acara ORIFLAME OPPORTUNITY MEETING MINI B'TIM KENDAL ini setiap peserta yang hadir memakai dresscode hitam putih. Karena saya tidak punya baju hitam putih akhirnya saya memakai baju putih dan kerudung abu-abu. Abaikan kostum saya ya.

Setiap peserta yang hadir diberi selembar kertas dan harus menuliskan impiannya masing-masing. Impian yang saya tulis pada kertas tersebut banyak sekali. Dan semoga impian yang saya tulis tersebut bisa segera saya capai. Peserta yang berani maju ke panggung dan mempresentasikan impiannya maka mendapatkan hadiah produk Oriflame. Adik sepupu saya Rena Nasiatul Maula berani maju ke panggung dan mempresentasikan impiannya serta dapat hadiah produk perawatan tubuh dari Oriflame. Semoga impianmu segera tercapai dek.

Acaranya tidak berhenti di situ saja. Acara selanjutnya adalah sharing para pebisnis Oriflame seperti Yulvina Inanda yang mendapatkan gaji 1 juta Rupiah per bulan dari Oriflame. Yulvina Inanda ini masih berstatus mahasiswi. Yulvina Inanda bisa jadi motivasi buat para mahasiswi agar bisa sukses walaupun usianya masih muda.


Yang membuat saya terharu adalah ketika pebisnis Oriflame yang bernama Inna Sopiyah menceritakan perjuangan hidupnya hingga bisa mendapat gaji 7 juta Rupiah per bulan. Dulunya, mbak Inna Sopiyah ini sama seperti saya yang juga pernah jadi kuli pabrik di Semarang. Awalnya mbak Inna menjalankan bisnis Oriflame untuk sampingan saja. Setelah tidak bekerja jadi kuli pabrik lagi di Semarang mbak Inna ini bekerja di toko roti di dekat rumahnya di daerah Sukorejo Kendal. Karena gaji yang didapat dari toko roti tersebut sangat sedikit akhirnya mbak Inna memutuskan untuk menekuni bisnis Oriflame hingga mbak Inna sukses seperti sekarang ini dengan gaji 7 juta Rupiah per bulan. Saya kagum dengan mbak Inna yang tetap gigih berjuang bersama Oriflame walaupun di daerah Sukorejo itu pelosok dan susah sinyal. Buat motivasi juga untuk diri saya karena susah sinyal dan tinggal di pelosok desa bukan hambatan untuk meraih kesuksesan. Semoga saya bisa mencontoh kegigihan mbak Inna dalam menjalankan bisnis Oriflame.
Beauty Product by Oriflame. Photo by Farida Asadi

Acara yang paling saya tunggu-tunggu akhirnya tiba juga yaitu beauty class bersama Mbak Ajeng Gayatri yang merupakan MUA lulusan tata kecantikan Universitas Negeri Semarang. Mbak Ajeng begitulah panggilan akrabnya, mbak Ajeng naik ke atas panggung dan berkenalan terlebih dahulu kepada Oriflamers yang hadir. Ternyata mbak Ajeng ini masih muda karena usianya baru saja 22 tahun. Selain cantik, mbak Ajeng ini ternyata anak dari owner Omah Manten Indah. Buat sobat yang tinggal di kota Kendal bisa banget nih kalau mau make up untuk nikahan atau tunangan dengan make up dari mbak Ajeng atau Omah Mantem Indah.
Beauty Class with Ajeng Gayatri. Photo by Farida Asadi

Setelah itu mbak Ajeng memberikan pertanyaan apa itu make up artist (MUA)? Para Oriflamers yang hadir ada yang menjawab kalau MUA adalah orang yang dandanin orang yang mau nikahan atau tunangan. Tapi ternyata jawaban itu salah. Make up artist juga bukan hanya untuk dandanin para artis juga. Lalu apa sebenarnya make up artist itu? Mbak Ajeng mengatakan, MUA itu seniman karena mengambil kata "ART" yang berarti seni. MUA (Make Up Artist) adalah seniman yang menggunakan kulit manusia sebagai media menorehkan karya. Misalnya saja untuk make up wisuda, make up prewedding dan make up yang lainnya.

Mbak Ajeng mempraktikkan bagaimana cara membuat alis yang benar. Karena setiap alis orang itu berbeda-beda maka kita harus tahu teknik cara membuat alis yang benar. Saya kira membuat alis itu dengan mengikuti alis yang sudah ada namun itu salah. Menurut mbak Ajeng, membuat alis harus menggambar sendiri sesuai teknik yang benar. Mbak Ajeng juga menambahkan kalau membuat alis itu harus pas dan sesuai. Misalnya saja untuk yang punya alis tebal maka sedikit saja membuat alisnya, jangan terlalu besar dan lebar.
Beauty Demo with Ajeng Gayatri. Photo by Farida Asadi

Bukan hanya itu saja, saya juga mendapat ilmu tentang bagaimana cara memakai bedak yang benar. Kalau biasanya kebanyakan orang memakai bedak dengan cara digeser maka itu salah. Yang benar adalah saat memakai bedak dengan ditepuk-tepuk saja agar bedak menempel pada wajah kita dengan sempurna dan tahan lama. Mbak Ajeng juga mempraktikkan bagaimana cara memakai liquid lipstick yang benar. Mbak Ajeng mengatakan, setiap perempuan memiliki bentuk bibir yang berbeda-beda. Untuk yang memiliki bentuk bibir tipis boleh menggunakan liquid lipstick secara penuh pada bibir. Namun berbeda dengan bentuk bibir tebal. Untuk bentuk bibir tebal, mbak Ajeng menyarankan agar memakai liquid lipstick sedikit aja. Kenapa demikian? Mbak Ajeng mengatakan kalau bentuk bibir tebal memakai liquid lipstick secara penuh maka akan terlihat bibirnya makin tebal. Oh ternyata begitu, jadi ada trik dan tips ya saat memakai liquid lipstick. Terimakasih atas ilmunya untuk beauty class kali ini mbak Ajeng.

Setelah kurang lebih 1 jam sesi beauty class dan beauty demo bersama mbak Ajeng Gayatri. Akhirnya si mbak yang dimake up oleh mbak Ajeng itu makin tambah cantik karena sentuhan tangan mbak Ajeng dan make up dari Oriflame. Nggak bakalan salah pilih kan kalau pakai make up dari Oriflame. Bener banget nih kalau ada yang bilang "ORIFLAME CHANGES FACE" karena faktanya make up dengan Oriflame makin tambah cantik.
Photo by Rhisma Shinta Dewi
Make Up with Oriflame. Photo by Rhisma Shinta Dewi

Sesi terakhir adalah bincang seru bersama idola semua Oriflamers Kendal yaitu mbak Rhisma Shinta Dewi. Mungkin orang Kendal dan Semarang sudah tidak asing lagi dengan Rhisma Shinta Dewi. Lalu siapa sih sebenarnya Rhisma Shinta Dewi itu? Rhisma Shinta Dewi adalah warga Kendal yang berusia 22 tahun dan sudah berbisnis di Oriflame selama 4 tahun. Awalnya mbak Rhisma ingin punya uang 1 juta Rupiah saat dia masih kuliah. Nah, saat pertama kali berbisnis Oriflame, mbak Rhisma masih berusia 18 tahun dan mbak Rhisma dengan gigih membangun bisnis Oriflame dengan hati dan tidak pantang menyerah. Saya terharu ketika mbak Rhisma harus menjalankan bisnis Oriflame secara offline saat masih kuliah padahal mbak Rhisma tinggal di asrama kampus waktu itu. Mbak Rhisma menuturkan bahwa mbak Rhisma harus ijin satpam dulu agar bisa keluar dari asrama untuk melakukan promosi produk Oriflame.
Bincang Seru Bersama Rhisma Shinta Dewi. Photo by Farida Asadi

Mbak Rhisma mengatakan, bisnis Oriflame pasti akan ada tantangan yang harus dihadapi. Mulai dari ditolak di sana-sini dan diremehkan. Tapi mbak Rhisma tidak pernah menyerah dan tetap setia menjalankan bisnis Oriflame ini baik secara online maupun offline. Perjuangan mbak Rhisma menjalankan bisnis Oriflame ini berbuah manis ketika mbak Rhisma bisa traveling ke luar negeri secara gratis yang dibiayai oleh Oriflame.

Setelah lulus dan bergelar sarjana kebidanan, mbak Rhisma tetap menjalankan bisnis Oriflame ini. Setelah menikah pun, mbak Rhisma tetap menjalankan bisnis Oriflame ini dan didukung penuh oleh suaminya. Yang membuat saya makin kagum dengan mbak Rhisma adalah mbak Rhisma saat ini sedang hamil 5 bulan dan masih tetap saja gesit dan lincah seperti orang tidak punya lelah. Bisa dicontoh nih untuk para calon ibu muda yang sedang hamil agar bisa tetap semangat dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Setelah itu, mbak Rhisma memberikan kesempatan kepada para Oriflamers yang hadir untuk mengajukan pertanyaan. Saya pun mengajukan pertanyaan kepada mbak Rhisma. Pertanyaan dan jawaban bisa dibaca di bawah dialog berikut ini :

Farida : "Mbak Rhisma, Oriflame kan kebanyakan produk kosmetik. Nah, pertanyaan saya adalah lebih susah mana make up untuk diri sendiri atau make up untuk orang lain?"

Rhisma : "Lebih mudah make up untuk diri sendiri, karena kalau kita make up atau dandanin orang lain itu susah karena setiap orang berbeda bentuk wajahnya."

Begitulah pertanyaan dan jawabannya. Kenapa pertanyaan saya demikian? Sebenarnya saya penasaran apakah benar make up untuk diri sendiri itu lebih mudah atau lebih susah? Terimakasih banyak mbak Rhisma atas jawabannya. Saya jadi tahu sebab dan alasannya. Karena saya bertanya saat itu, saya dapat hadiah produk perawatan kaki dari Oriflame yang harganya Rp.70.000. Asik banget kan, saya dapat hadiah.

Di akhir acara, mbak Rhisma berpesan kepada para Oriflamers Kendal yang hadir bahwa jika ingin sukses bersama Oriflame maka harus konsisten menjalani bisnisnya. Dan mbak Rhisma berpesan "KEEP YOUR MOMENTUM. DON'T PAUSE !!!" Lalu bagaimana kesan saya setelah mengikuti acara ORIFLAME OPPORTUNITY MEETING MINI B'TIM KENDAL? Saya merasa senang karena bisa dapat ilmu dan bertemu orang baru yang sukses berbisnis Oriflame. Selain itu, saya juga senang karena acaranya seru dan tidak membosankan apalagi rata-rata Oriflamers yang hadir juga masih muda dan seumuran saya.
Saat Menanti Pengundian Tiket. Photo by Farida Asadi
Foto Bersama B'TIM Kendal di Hotel SAE INN Kendal. Photo by Rhisma Shinta Dewi.

Acara yang terakhir pengundian tiket masuk. Jadi, tiket itu diundi dan yang menang bisa mendapatkan hadiah. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dari seluruh peserta yang hadir. Rasanya bahagia luar biasa bisa foto bersama dengan para generasi muda yang sukses berbisnis Oriflame. Semoga saya juga bisa sukses bersama Oriflame. Amiiin. Tonton juga yuk video serunya ORIFLAME OPPORTUNITY MEETING MINI B'TIM KENDAL. Itulah cerita serunya acara ORIFLAME OPPORTUNITY MEETING MINI B'TIM KENDAL yang saya hadiri. Semoga bermanfaat ya sobat !!!