Perlukah Seorang Blogger Punya Asuransi Jiwa?

Pic by Pexels, edited by Farida Asadi

Sumber foto : Pexels.com

Keselamatan diri sendiri adalah tanggung jawab pribadi masing-masing. Selain menjaga keselamatan kita juga tetap harus menjaga kesehatan. Kenapa sih kita harus tetap menjaga keselamatan dan kesehatan? Sebab kalau kita tidak menjaga keselamatan dan kesehatan diri sendiri maka akan berbahaya dan bisa menimbulkan malapetaka.

Setelah bekerja saya mendapatkan banyak teman dan pengalaman. Saat saya bekerja pun keselamatan selalu diutamakan. Setiap bulan pasti akan ada training tentang kesehatan, keselamatan kerja dan safety riding. Berawal dari bekerja itulah saya akhirnya berfikir ternyata menjaga kesehatan dan keselamatan diri memang bukan hanya sekedar penting tapi memang sangat penting.

Dulu,saat saya masih bekerja saya didaftarkan menjadi anggota BPJS Kesehatan & BPJS Ketenagakerjaan oleh pabrik tempat saya bekerja. Saya merasa senang karena ketika saya sakit saya bisa menggunakan kartu BPJS Kesehatan untuk berobat di klinik terdekat di kota saya. BPJS Kesehatan juga bisa digunakan untuk rawat inap apabila kita sakit dan harus melakukan rawat inap di rumah sakit. Setiap bulan kita harus wajib membayar iuran kepada BPJS Kesehatan agar kartu kita tetap aktif dan bisa digunakan untuk berobat. Biasanya akan ada peringatan sampai denda apabila kita tidak membayar iuran bulanan. Namun saya senang karena saya hanya membayar 1% dari gaji saya selama satu bulan. Besar iuran BPJS Kesehatan per bulan adalah 5% dari gaji atau upah dengan ketentuan 4% dibayar oleh perusahaan atau pemberi kerja dan 1% dibayar oleh peserta. Namun saya agak sedikit kecewa dengan BPJS Kesehatan karena apabila kita tidak sakit maka uang yang kita bayarkan untuk iuran perbulan akan hangus dan dipergunakan untuk membantu mereka semua warga yang terkena sakit di seluruh Indonesia. Namun ini adalah bukti gotong royong membantu sesama agar semua rakyat Indonesia tetap sehat selalu.

BPJS Ketenagakerjaan memang menurut saya sangat bagus untuk semua kalangan tak hanya untuk para karyawan saja. Karena kini petani dan para nelayan pun bisa menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan dengan membayar iuran per bulan. BPJS Ketenagakerjaan memiliki 4 program khusus yaitu jaminan hari tua,jaminan kecelakaan kerja,jaminan pensiun dan jaminan kematian. BPJS Ketenagakerjaan bisa menjadi penolong saat hari tua ataupun saat kita mengalami kecelakaan kerja.

Lalu ketika sekarang saya sudah tidak menjadi karyawan pabrik lagi saya tidak bisa menggunakan BPJS Kesehatan yang saya miliki. Sebenarnya saya agak sedikit kecewa. Pengennya sih kartu BPJS Kesehatan dapat digunakan setiap waktu walaupun sudah tidak bekerja di pabrik lagi. Tapi memang peraturannya seperti itu ya kita harus mematuhi peraturan tersebut.

Hingga kemudian akhirnya saya menyalurkan hobi menulis melalui blog. Walaupun memang hasil dari ngeblog sangat tidak cukup untuk memenuhi segala kebutuhan hidup saya. Saya masih tetap terus ngeblog. Saya hanya berharap saya akan bekerja di pabrik lagi seperti dulu karena memang kerja di pabrik bisa memenuhi segala kebutuhan hidup saya. Namun ngeblog bisa dijadikan pekerjaan sampingan yang menghasilkan. Tentunya saya juga ingin menjadi pengusaha ataupun pedagang souvenir pernikahan dan tentunya masih aktif nulis di blog.

Menjadi blogger & online shopper juga merupakan tantangan tersendiri bagi saya karena profesi tersebut masih dianggap remeh dan dipandang sebelah mata oleh para warga di desa saya. Blogger & online shopper hanya manusia biasa yang bisa jatuh sakit dan mengalami kecelakaan bahkan kematian. Blogger & online shopper juga membutuhkan asuransi jiwa. Maka dari itu,saya lebih memilih asuransi jiwa berupa BPJS Kesehatan & BPJS Ketenagakerjaan karena memang lumayan tidak merepotkan,iuran bulanan tidak memberatkan dan tentunya kantornya mudah dijangkau karena ada di setiap kota di seluruh Indonesia. Itulah sedikit cerita dan pengalaman saya bersama Asuransi Jiwa. Semoga bermanfaat.

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog tema Asuransi Jiwa di Indonesia Bersama kak Andiyani Achmad

Komentar

  1. Bermanfaat nih, Teh, bagiku juga begitu. Memang sih, tugasnya hanya duduk, nulis, mungkin sebagian warga di daerah juga gitu, karena di kampung kalau kerja itu harus terlihat kerja.. Padahal kan gak semua kerja itu gitu..

    Btw, salam kenal ya, Teh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya salam kenal juga kak. Walaupun di kotaku banyak yang menjadi blogger tapi tetap saja kadang ada orang yang meremehkan blogger.

      Hapus
  2. Sampai sekarang saya malah belum punya BPJS mbak..takut saja pelayanan yang diberikan tidak maksimal..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya dulu punya BPJS Kesehatan dari pabrik mbak,tapi sekarang enggak. Pengennya sih punya BPJS Kesehatan lagi mbak buat jaga-jaga.

      Hapus
  3. Balasan
    1. BPJS apa kak? Kesehatan atau Ketenagakerjaan? Semoga bermanfaat ya.

      Hapus
  4. Kesehatan emang perlu iya mbak,

    Kalau ak sudah ada sih BPJS Kesehatan, buat sendiri, yah untuk jaga2. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku punya BPJS Kesehatan dari pabrik,tapi setelah resign dari pabrik nggak punya lagi deh.

      Hapus
  5. Saya cm punya asuransi kesehatan mbak, untuk jiwa blm.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga berencana ingin punya asuransi jiwa dan asuransi kesehatan sebagai bekal jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

      Hapus

Posting Komentar

Popular Post

#BukaInspirasi Bersama Nyi Penengah Dewanti

Mengenalkan Teknologi Pada Anak Sejak Usia Dini, Yay Or Nay?

Cuma 9 Rupiah, Naik Bus Trans Semarang Bayar Pakai Go Pay